Kesaksian Marry, Kathryn Baxter
Pembukaan
Tulisan ini merupakan terjemahan buku kesaksian Marry, Kathryn Baxter yang ditulis bersama Dee Cushing. Judul asli buku ini adalah "A Divine Revelation of Hell". Buku ini ditulis berdasarkan kesaksian pengalaman Saudari Kathryn Baxter ketika ia diajak oleh Tuhan Yesus ke neraka selama 40 hari. Pengalaman dan wahyu ini datang padanya sejak tahun 1976, tetapi ia memerlukan waktu bertahun-tahun untuk menyusunnya menjaadi sebuah buku yang menggegerkan umat Tuhan.
Saudari Kathryn Baxter lahir di Chattanooga, Tennesse USA. Ia dibesarkan dari keluarga Kristen dan mengalami kelahiran baru pada usia 19 tahun. Dalam hidupnya sering kali ia mendapatkan penglihatan dan mimpi dari Tuhan.
Sebagai anggota jemaat, ia benar-benar menundukkan diri kepada para tua-tua. Banyak hamba-hamba Tuhan yang memuji pelayanannya. Karunia dan kuasa-kuasa Roh Kudus sering menyertai pelayanannya. Ia sangat mengasihi Tuhan Yesus dengan segenap hati , segenap akal budi dan segenap kekuatannya, dan kerinduannya untuk memenangkan jiwa-jiwa bagi Kristus sangat besar.
Karena kebutuhan yanga sangat mendesak untuk menyebarkan kebenaran ini , maka kami terjemahkann buku ini secara bertahap, berhubung terbatasnya waktu , tenaga, dan kemampuan. Tapi kami berharap agar suatu hari kelak terjemahan ini akan menjadi sebuah bulu yang utuh.
Dan maksud kami menyebarluaskan kesaksian tentang neraka ini adalah agar pembaca dapat sadar dan takut akan Allah.
Bahwa penghakiman Allah dan penghakiman itu benar-benar ada. Dan setiap kita yang sudah mengenal Tuhan tidak bermain-main lagi dengan Kekristenan kita.
Tentang Penulis
Kathryn Baxter dilahirkan di Chattanooga, Amerika Serikat. Ia dipersembahkan di rumah Tuhan, ketika ia masih kecil. Ibunya mengajarkannya kepadanya tentang Yesus dan penebusanNya. Kathryn lahir baru pada usia 19 tahun. Setelah melayani Tuhan beberapa tahun, ia mengalami kemunduran beberapa saat. Tetapi Roh Kudus tidak membiarkan dia. Ia kembali melayani Tuhan dan menyerahkan kembali hidupnya pada Kristus. Ia masih terus melayani Tuhan dengan setia. Pada pertengahan tahun 1960-an, Katrhyn dan keluarganya pindah ke Detroit, Michigan, dan ia tinggal di sana beberapa waktu lamanya. Kemudian ia pindah ke Beelville, Michigan, disinilah ia mulai mendapat penglihatan dari Tuhan. Selama ia menetap di Michigan, ia melayani Tuhan sebagai anggota penatua dan pemimpin pelayan Tuhan. Para pendeta, penatua, dan hamba-hamba Tuhan sangat menghargai dia dan pelayanannya. Kuasa Roh Kudus dirasakan dalam semua pelayanannya, dan banyak mujizat yang terjadi. Karunia-karunia Roh Kudus dinyatakan dalam pelayanannya, karena ia dipimpin oleh Roh Kudus. Ia mengasihi Tuhan dengan sepenuh hati, jiwa dan pikiran, dan kekuatannya dan ia ingin memenagkan jiwa-jiwa diatas segala keinginan yang lain. Ia telah menikah selama 24 tahun dengan Bill Baxter, dikaruniai 4 orang anak dan 6 orang cucu, yang mendukung pelayanannya. Ia adalah pelayan Tuhan yang sejati. Panggilannya khusus dibidang mimpi, penglihatan dan wahyu. Ia diangkat sebagai pendeta pada tahun 1983 di Gereja Injil Sepenuh, Tailor, Michigan. Sekarang is bekerja di bawah naungan Gereja Tuhan Nasional di Washington D.C. Dalam tahun 1976, ketika di Belleville Yesus menampakkan diriNya secara pribadi dalam wujud manusia, mimpi, penglihatan dan wahyu. Sejak saat itu ia banyak kali dikunjungi Tuhan. Dalam kunjungan-kunjungan itulah Tuhan menunjukkan kepadanya kedalaman, tingkatan, derajat dan penyiksaan yang dialami jiwa-jiwa yang terhilang di neraka. Ia juga menerima penglihatan tentang Sorga, zaman aniaya dan akhir zaman. Ada satu waktu dalam kehidupannya, di mana Yesus menampakkan diri terus menerus padanya selama 40 malam. Yesus mengatakan kepadanya bahwa pesanNya ini adalah untuk seluruh dunia. Sebuah film tentang pesan ini sedang dipersiapkan.
Pembukaan Dari Penulis
Saya menyadari bahwa tanpa kekuatan adikodrati dari Yesus Kristus, buku ini atau apapun yang mengenai kehidupan setelah kematian tidak akan mungkin dituliskan. Yesus sendiri memegang kunci neraka dan telah membayar tebusan agar kita dapat masuk ke sorga. Saya merasakan bahwa proses penulisan buku ini merupakan suatu pengalaman yang sangat lama dirindukan dan menuntut banyak pengorbanan. Nyatanya, buku ini telah tertunda beberapa tahun untuk dinyatakan. Wahyu dari Yesus datang pada saya di tahun 1976. Saya membutuhkan waktu 8 bulan untuk mencatatnya diatas kertas. Penulisan naskahnya memerlukan waktu beberapa tahun dan untuk menyusun acuan. Akibatnya memakan waktu 1 tahun lagi. Penyelesaian akhir dari buku ini memakan sebagian besar waktu musim dingin 1982 dan 1983. Yesus juga membawa saya ke neraka selama 40 hari, secara keseluruhan.
Saya dapat melihat sekarang bahwa Yesus mempersiapkan saya untuk menulis buku ini saat saya bermimpi mengenai Tuhan, sewaktu saya masih kecil. Setelah saya lahir baru, saya sangat mengasihi jiwa-jiwa yang terhilang dan sangat rindu untuk melihat jiwa-jiwa diselamatkan.
Sesudah Yesus menampakkan diri pada saya tahun 1976 dan mengatakan bahwa saya telah dipilih untuk suatu tugas khusus untuk membawa banyak orang keluar dari kegelapan menuju terang. Yesus bersabda,"AnakKu, Aku menyatakan diriKu kepadamu untuk membawa banyak orang keluar dari kegelapan menuju terang. Sebab Tuhan, Allahmu, telah memilihmu untuk suatu tujuan, untuk menulis dan membuat catatan dari segala sesuatu yang akan Kutunjukkan dan katakan kepadamu.
Aku akan menyatakan kepadamu kenyataan tentang neraka, sehingga banyak jiwa boleh diselamatkan, banyak orang akan bertobat dari segala jalan kejahatan mereka sebelum terlambat.
Rohmu akan dikeluarkan dari tubuhmu, Aku, Tuhan Yesus Kristus yang akan melakukannya dan mengirimmu ke neraka dan tempat-tempat lain yang Aku kehendaki untuk kau lihat. Aku juga akan memperlihatkan kepadamu pandangan sorga dan tempat-tempat lain serta Aku akan menyatakan kepadamu banyak wahyu. Pada Akhirnya Dari Yesus Untuk tujuan inilah Engkau telah dilahirkan, untuk menuliskan dan memberitakan pada yang telah Kutunjukkan dan Kukatakan kepadamu. Semua ini adalah hal yang setia dan benar. Panggilanmu ialah membuat dunia tahu bahwa neraka benar-benar ada, dan Aku, Yesus telah diutus Allah untuk menyelamatkan mereka dari siksaan ini.
BAB I
MASUK KE DALAM NERAKA
Dalam bulan maret 1976 sewaktu saya sedang berdoa di rumah, Tuhan Yesus Kristus datang mengunjungiku. Dan selama beberapa hari sebelumnya saya telah berdoa terus menerus dalam bahasa Roh. Pada waktu itulah saya merasakan hadirat Tuhan yang luar biasa. Kuasa kemuliaanNya memenuhi seisi rumahku. Dan seberkas cahaya yang sangat terang memancar ke dalam ruangan dimana saya sedang berdoa. Suatu perasaan yang sangat indah dan menyejukkan menguasai hatiku.
Saya melihat sinar tersebut mengalir bergulung-gulung dan sambung menyambung menciptakan suatu pemandangan yanga sangat menakjubkan!……..kemudian suara Tuhan mulai terdengar berbicara kepadaku. Ia berkata :"Aku adalah Yesus Kristus Tuhanmu dan Aku ingin memberikan suatu wahyu untuk mempersiapkan umatKu bagi kedatanganKu yang kedua kalinya dan untuk membuat banyak orang bertobat dan kembali kepada jalan-jalan yang benar.
Kuasa-kuasa kegelapan yang ingin mencelakakan umatku itu benar-benar ada dan penghukumanKupun benar-benar ada.
AnakKu , Aku akan membawamu ke neraka bersamaan dengan RohKu dan Aku akan menunjukkan banyak perkara yang di dunia perlu untuk mengetahuinya. Aku akan menampakkan diri kepadamu berulang-ulang kali, Aku akan mengangkat rohmu dari tubuhmu dan membawanya ke neraka.
Aku ingin kamu menulis semua penglihatan dan semua perkara yang akan Aku singkapkan kepadamu. Kita akan berjalan bersama-sama menelusuri neraka. Buatlah catatan atas semua yang telah, yang sedang, dan yang akan terjadi. FirmanKu adalah benar, setia dan dapat dipercaya. "Aku adalah Aku, dan tidak ada yang lain selain Aku." "Oh Tuhan, "ucapku,"apa yang Engkau ingin lakukan?" Pada.saat itu seluruh tubuhku terasa bergetar dan ingin menangis keras karena hadiratNya yang kudus. Saya hanya dapat menggambarkan suasana tersebut dengan satu kata, yaitu KASIH !..Kasih yang sempurna, penuh kedamaian, sukacita, dan kasih yang paling indah yang pernah saya alami. Puji-pujian kepada Allah mulai keluar dari mulutku. Satu hal yang paling saya inginkan pada waktu itu ialah memberikan seluruh hidupku kepadaNya, agar dapat dipakai bagi rencanaNya untuk menyelamatkan manusia dari dosa. Saya sadar sepenuhNya di dalam RohNya, bahwa saat itu Dia, Yesus, Anak Allah yang berada di ruangan bersama dengan saya.
Saya tidak dapat menemukan kata-kata yang tepat untuk menggambarkan hadiratNya yang kudus. Tetapi saya tahu dan saya tahu dengan pasti bahwa Dialah Tuhan! "Lihatlah, anakKu"Yesus berkata,"Aku segera membawamu ke neraka, sehingga kamu dapat mencatat realita kehidupan di neraka, untuk menceritakan kepada semua manusia bahwa neraka itu benar-banar ada, dan untuk membawa orang-orang yang tersesat ke dalam terang Injil Yesus Kristus." Segera rohku diangkat dari tubuhku. Bersama Yesus saya terangkat ke awan-awan. Saya sadar atas semua yang sedang terjadi. Saya melihat ke bawah dan nampak suami dan anak-anak saya sedang tidur.
Sepertinya saya mengalami kematian dan tubuh saya terbaring di tempat tidur,sedangkan rohku bersama Yesus melayang ke atas menembus atap rumah. Ketika saya sedang memikirkan keadaan suami dan anak-anakku, Yesus berkata:"Jangan takut! mereka Aku lindungi." Saya akan mencoba menjelaskan semaksimal mungkin apa yang telah saya lihat dan rasakan. Dalam beberapa perkara yang saya lihat, saya tidak memahaminya. Memang Tuhan Yesus menjelaskan hampir semuanya, tetapi ada beberapa hal yang tidak diceritakanNya.
Saya sadar bahwa peristiwa ini benar-benar terjadi, hanya Tuhan yang dapat menunjukkan semua itu kepada saya. Terpuji namaNya yang kudus. Saudara saudara percayalah bahwa neraka itu benar-benar ada.
Saya telah dibawa kesana beberapa hari oleh Roh sebelum saya menuliskan kesaksian ini.
Segera kami menuju ke awan-awan, dan ketika saya memandang kepada Yesus, nampak kuasa, kemuliaan, dan damai sejahtera memancar dariNya. Yesus memegang tanganku dan berkata: "Aku mengasihimu, jangan takut sebab Aku besertamu".
Pada waktu kami melayang makin tinggi, saya sempat melihat bulatan bumi yang ada dibawahku. Setelah jauh dari bumi, saya melihat banyak benda-benda yang berbentuk seperti kerucut besar-besar dan nampak kotor muncul dari seluruh permukaan bumi.
"Apa ini tanya saya kepada Tuhan Yesus saat kami mulai mendekati salah satu dari cerobong-cerobong kerucut tersebut. "Ini adalah pintu gerbang-pintu gerbang yang menuju ke neraka, dan kita akan menuju ke neraka lewat salah satu pintu gerbang ini."Jawab Yesus.
Segera kami memasuki cerobong tersebut, semakin lama semakin gelap dan bau busuk yang sangat menusuk hidung mulai tercium dan membuat nafasku hampir putus karena sesak.
Dan sepanjang cerobong/ terowongan ini dinding-dindingnya penuh dengan mahkluk-mahkluk hidup yang melekat pada dinding, berwarna abu-abu gelap, bergerak-gerak dan berteriak-teriak kepada kami sewaktu kami melewatinya. Saya tahu bahwa mereka ini adalah mahkluk-mahkluk jahat.
Mahkluk-mahkluk ini dapat bergerak-gerak tetapi tetap melekat pada dinding terowongan. Bau busuk keluar dari tubuh mereka dan mereka berteriak-teriak mengerikan. Saya merasakan satu kuasa jahat bergerak sepanjang terowongan ini.
Di dalam kegelapan terowongan tersebut saya dapat melihat katak-katak yang sangat kotor menutupi tubuh mereka.
"Tuhan apa ini?" saya bertanya sambil memegang erat-erat tangan Yesus,"Mereka ini adalah roh-roh jahat yang siap dimuntahkan ke bumi jika setan memberikan perintah."
Kami berjalan memasuki terowongan lebih dalam lagi. Mahkluk-mahkluk jahat ini menertawakan dan memanggil-manggil kami. Mereka mencoba menyentuh kami tetapi tidak bisa, karena ada kuasa Yesus yang menyelubungi kami. Udara sangat pengap dan bau busuk. Karena ada Yesus saja saya tidak berteriak-teriak ketakutan.
Oh ya……..semua pancaindera saya tetap peka bahkan menjadi lebih peka dan bau busuk yang tercium hampir membuatku muntah-muntah.
Suasana mencekam mulai ketika kami tiba di dasar terowongan. Jeritan tangis yang memilukan dan berbagai macam erangan kesakitan terdengar. Saya merasakan suasana ketakutan kematian dan dosa di sekeliling kami.
Bau yang tercium yang paling memuakkan adalah bau daging yang meleleh, dan bau ini muncul dari segala arah. Belum pernah di dalam hidupku aku merasakan kengerian dan mendengar jerit tangis yang memilukan penuh keputusasaan seperti ini. Segera akan saya ketahui behwa semua jeritan itu berasal dari orang-orang yang tinggal di neraka.
Saya merasakan tiupan angin yang menggoncang dan terasa ada sesuatu yang menyendok kami untuk masuk lebih dalam. Ada seberkas kertas kilat yang mengusir kegelapan. Saya dapat dengan jelas melihat sesuatu di depan saya. Saya melompat kaget ketika menyadari bahwa yang saya lihat itu adalah seekor ular yang sangat besar sedang bergerak di depan kami. Ketika saya perhatikan lebih lanjut, ternyata ular yang menjijikan itu merayap ada di mana-mana.
Yesus berkata kepadaku, "Kita akan segera memasuki bagian kaki kiri neraka. Di depan nanti kamu akan melihat penderitaan yang sangat berat, kesedihan yang memilukan dan kengerian yang tak tergambarkan. Mendekatlah kepadaKu dan Aku akan memberikan kekuatan dan perlindungan selama kita menelusuri neraka ini."
"Apa yang akan kamu lihat ini merupakan PERINGATAN". Tuhan berkata,"Buku yang kamu tulis akan menyelamatkan banyak jiwa dari hukuman neraka. Apa yang kamu lihat ini adalah nyata dan benar-benar ada, tetapi janganlah takut karena Aku bersamamu."
Akhirnya Tuhan Yesus dan saya tiba di dasar terowongan. Kami mulai melangkahkan kaki kami ke dalam neraka. Saya akan mencoba dengan segala kekuatan saya untuk menceritakan apa yang saya lihat, dan akan saya saksikan berdasarkan apa yang Tuhan perlihatkan kepada saya.
Di depan kami sejauh yang dapat saya lihat adalah banyak bintang-bintang beterbangan cepat sekali kesana kemari, Suara- suara keluhan dan tangisan yang menyayat memenuhi suasana yang ada. Di atas kepala saya melihat cahaya yang remang-remang dan kami mulai berjalan menuju ke arah cahaya tersebut. Jalan yang kami lalui kering dan kotor berdebu. Segera kami tiba di halaman sebuah terowongan yang kecil dan gelap.
Ada sesuatu yang tidak dapat saya tuliskan karena terlalu mengerikan. Suasana yang menakutkan di neraka terasa sekali dan jika saya tidak bersama-sama dengan Tuhan Yesus pasti saya sudah lari tunggang langgang. Tuhan banyak membantu saya untuk mengerti apa yang saya lihat, karena ada beberapa hal yang saya lihat yang saya tidak mengerti. Tetapi Tuhan tahu segala-galanya.
Saya peringatkan Saudara-Saudara! !! Jangan ......! Jangan pergi ke tempat itu!!! Neraka adalah tempat penyiksaan yang mengerikan, tempat penderitaan yang memilukan, dan penyesalan yang abadi.
Hidup ini benar-benar nyata dan kekal. Saudara dan saya adalah nyata dan kekal.........entah kekal di sorga atau kekal di neraka!!!!!
Bagi Saudara yang pernah berpikir bahwa neraka itu ada di bumi ini, Saudara benar! Neraka memang benar-benar ada di pusat perut bumi ini, dan disana banyak jiwa-jiwa yang tersiksa siang dan malam. Tidak ada pesta hura-hura di neraka, tidak ada kasih tidak ada belas kasihan, tidak ada istirahat.
Yang ada hanya penderitaan kekal yang tidak bisa Saudara bayangkan.
BAB II
KAKI KIRI NERAKA
Bau busuk memenuhi ruangan, Yesus berkata kepadaku," Di dalam kaki kiri neraka banyak terdapar sumur-sumur sempit dan dalam. Terowongan ini buntu dan tidak berhubungan dengan terowongan yang lain tetapi kita akan berada di sini beberapa waktu.
Perkara-perkara yang akan kamu lihat ini akan selalu teringat di dalam hidupmu. Dunia harus tahu akan adanya neraka. Banyak orang-orang dunia dan bahkan umatKu sendiri tidak percaya bahwa neraka itu benar-benar ada. Engkau telah Aku pilih untuk menyingkapkan kebenaran ini kepada mereka. Segala sesuatu yang akan Aku tunjukkan kepadamu adalah nyata dan benar-benar ada.
Yesus menyatakan diriNya kepadaku dalam bentuk cahaya yang sangat terang, lebih terang dari cahaya matahari. Wujud tubuhNya ada di tengah-tengah cahaya tersebut. Kadang-kadang saya melihat Yesus dalam wujud manusia, tetapi pada kesempatan yang lain Dia dalam wujud Roh.
Dia berbicara lagi,"AnakKu, ketika Aku berbicara, Bapapun berbicara, Bapa dan Aku adalah satu. Ingatlah untuk mengasihi di atas yang lainnya dan saling mengampuni satu sama lain. Mari sekarang ikuti Aku."
Sewaktu kami berjalan roh-roh jahat lari menjauhi hadirat Tuhan. "Oh Tuhan,"saya berteriak,"Apa lagi selanjutnya? "
Semua yang ada di neraka memiliki panca indra. Dan saat itu panca indraku menjadi benar-benar peka. Ketakutan mencekam di setiap saat dari sisi dan bahaya yang mengerikan mengancam dimana-mana. Setiap langkah yang saya lalui selalu menegangkan daripada langkah-langkah sebelumnya.
Ada sebuah pintu di ujung terowongan, berukuran seperti jendela kecil, yang selalu membuka dan menutup cepat sekali. Teriakan menakutkan muncul begitu makluk-makluk jahat beterbangan di atas kami dan keluar pintu-pintu tersebut. Segera kami berada diujung terowongan. Saya sangat gemetar karena bahaya dan ketakutan yang mencekam sekelilingku.
Kami melangkah masuk lewat jalan setapak yang kanan kirinya merupakan hamparan tanah yang luas. Dimana-mana terdapat sumur-sumur api yang bergaris tengah 1.25 meter dan dalamnya 1 meter, berbentuk seperti mangkok. Sumur-sumur itu dikelilingi oleh api-api yang menyala-nyala, panas membara. Di setiap lubang sumur tedapat orang-orang yang tersesat yang telah mati dan tiba di neraka. Api mulai menyala dari dasar sumur, dan menyambar-nyambar ke atas dan membakar jiwa-jiwa tersebut. Kadang-kadang api padam, hanya membara sebentar tetapi kemudian menyala lagi menyambar-nyambar menyiksa jiwa-jiwa yang ada di dalamnya.
Saya mendengar ratapan dari pusat sumur yang pertama dan terlihat sesosok tengkorak, "Tuhan ," saya berseru tertahan, "Tidak dapatkah Engkau mengeluarkan mereka?" Betapa mengerikan pemandangan tersebut! Saya berpikir ......seandainya ini terjadi atas diri saya ?! "Tuhan betapa pedihnya menyaksikan jiwa-jiwa yang hidup berada di tempat ini."
Saya mendengar seruan ratapan dari pusat sumur yang pertama. Jiwa itu meratap, "Yesus, kasihanilah aku." "oh Tuhan," saya tertegun.
Itu suara seorang wanita. Saya memandang kepadanya dan ingin menarik dia keluar. Apa yang saya lihat itu membuat hati saya hancur.
Sesosok tengkorak wanita yang berselimutkan asap kotor berwarna ditempeli beberapa potong daging yang sudah meleleh terbakar, berjatuhan ke bawah dan berbau busuk. Tidak ada rambut di kepalanya dan pandangan matanya kosong. Api mulai membakar kakinya dan kemudian melahap seluruh tubuhnya. Wanita ini terbakar terus menerus, dengan ratapan yang memilukan serta keputusasaan, ia berseru, "Tuhan, Tuhan aku ingin keluar dari tempat ini." Dia mancoba manggapai Yesus. Dan ketika saya memandang Yesus, Nampak wajahNya penuh duka. Yesus berkata: "AnakKu, Aku membawamu kemari dengan maksud untuk bersaksi kepada dunia bahwa akibat dosa adalah maut, dan mereka itu benar-benar ada."
Saya memandang lagi kepada wanita itu, nampak cacing-cacing merayap keluar dari tulang sumsumnya. Tetapi cacing-cacing itu tidak mati terbakar api. Yesus berkata,"Wanita ini sadar dan dapat merasakan sumsumnya digerogoti cacing." "Tuhan, kasihanilah! " saya berseru ketika api mulai mambakarnya lagi. Jerit tangis dan ratapan yang memilukan terdengar dari keluhan jiwa wanita itu. Tetapi dia telah terhilang dan tidak ada keselamatan lagi!
Kami meneruskan pejalanan yang sempit dan berbelok-belok di antara sumur-sumur api. Jerit tangis, igauan kematian erangan kesakitan terdengar terus-menerus. Neraka itu tidak pernah sunyi dan bau kematian dari daging yang membusuk tercium di mana-mana.
Kami tiba pada sumur berikutnya. Suara seorang laki-laki terdengar dari dal sumur tersebut,"Tuhan, kasihanilah aku!" Hanya apabila mereka berbicara, saya dapat mengetahui apakah mereka laki-laki atau wanita.
Isak tangis yang memilukan keluar dari mulut laki-laki ini. "Aku menyesal, Yesus. Ampuni aku. Keluarkan aku dari tempat ini. Bertahun-tahun aku tersiksa. Aku mohon padaMu, biarkan aku keluar dari tempat ini!"
Saya memandang Yesus, dan Yesuspun menangis. Yesus menengadah ke atas dan berkata, "Bapa, Bapa, kasihanilah. "
"Tuhan, aku telah mati 40 tahun yang lalu. Bukankah aku sudah orang benar yang hidup oleh iman. Semua pencemooh dan orang yang tidak percaya akan mendapat bagiannya di lautan api. Engkau tidak pernah mau mempercayai kebenaran. Berulang kali Aku mengirim umatKu untuk menunjukkan jalan kebenaran kepadamu, tetapi engkau tidak pernah mau mendengar bahkan engkau menertawakan mereka dan menolak injil keselamatan. Meskipun Aku telah mati di kayu salib untukmu tetapi engkau malah menolak dan mencemooh Aku dan engkau tidak mau bertobat dari dosa-dosamu. Bapa di sorga telah memberikan banyak kesempatan kepadamu untuk bertobat, tetapi engkau tidak mau mendengar."
"Aku tahu Tuhan, aku tahu dan aku mau bertobat sekarang,"teriak laki-laki ini ! "tetapi sudah terlambat, "kata Yesus. "Penghakiman sudah dijatuhkan." Orang ini terus berkata-kata, "Tuhan teman-temanku akan tiba di neraka juga, karena mereka juga belum bertobat. Tolong, Tuhan, biarkan aku mengunjungi mereka, agar mereka bertobat dari dosa-dosanya. Aku tidak ingin mereka tinggal di sini juga."
Yesus berkata: "Aku telah mengutus para penginjil, gembala-gembala sidang dan guru-guru semuanya memberitakan Injil keselamatan. Mereka akan memberitakan kepada teman-temanmu. Dan Aku juga telah menyediakan berbagai sarana komunikasi modern untuk mendengar dan belajar tentang Aku. Jika mereka tidak percaya akan berita Injil, mereka juga tidak akan percaya meskipun ada orang bangkit dari kematian dan bersaksi kepada mereka."
Lalu laki-laki itu menjadi marah dan mulai mengutuki. Kata-kata hujat mulai keluar dari mulutnya. Saya melihat sesuatu yang mengerikan karena api mulai membakar tubuhnya dan daging-dagingnya mulai meleleh berjatuhan. Saya menyaksikan nyawa orang ini seperti asap abu-abu yang kotor memasuki tulang sumsumnya.
Saya memandang Yesus dan menangis, "Tuhan, betapa mengerikan!" Aku mengasihi mereka juga, AnakKu. Ini baru permulaan dari perkara yang mengerikan yang akan Aku tunjukkan kepadamu. Ada yang jauh lebih mengerikan yang akan engkau lihat.
Ceritakanlah kepada dunia bahwa neraka itu benar-benar ada, dan mereka harus bertobat dari dosa-dosanya. Mari ikut aku kita masih harus melanjutkan perjalanan."
Pada sumur berikutnya nampak sesosok tengkorak wanita yang sangat kecil, kira-kira berumur 80 tahun. Kulitnya telah mengelupas terbakar api, dan hanya tinggal tulang-tulang beserta jiwanya yang kotor yang ada didalamnya. Juga cacing cacing merayap menyelusup ke tulang-tulangnya.
"AnakKu, untuk itulah engkau berada disini,"Yesus berkata,"Engkau harus mengetahui tentang neraka dan menyaksikannya kepada mereka. Sorga itu ada, tetapi neraka itupun juga ada ."
Saya menengok tengkorak wanita itu lagi. Tangisnya sangat menyedihkan, dia merangkapkan tangan seperti berdoa. Saya menangis dan saya tahu orang-orang yang di nerakapun merasakan kengerian dan kesakitan ini semua. Yesus mengatakan bahwa mereka yang ada di neraka mempunyai perasaan dan pikiran yang sama dengan ketika mereka di bumi. Mereka ingat akan keluarga dan teman-temannya. Mereka selalu menyesal dan ingat hidupnya yang dulu mengapa mereka tidak mau bertobat. Seandainya mereka dulu mau bertobat ketika mendengar Injil keselamatan, tentunya akan selamat. Tetapi semuanya sudah terlambat dan tidak dapat diulang lagi.
Tengkorak wanita ini hanya memiliki satu kaki. Dan nampak ada lubang pada tulang pinggangnya. "Apa ini Tuhan?" jawab Yesus,"AnakKu, ketika dia hidup di dunia, dia terserang penyakit kanker pada pangkal pahanya, dokter telah mencoba menyelamatkan nyawanya tetapi gagal. Dia menyimpan kepahitan pada usia tuanya. Banyak umatKu yang berdoa dan menceritakan kepadanya bahwa Aku sanggup menyembuhkannya. Tetapi dia malah mengatakan, "Tuhanlah yang memberikan penyakit ini." Dia tidak mau bertobat dan tidak mau mempercayai FirmanKu. Dia memang pernah mengenal Aku, tetapi pada akhirnya dia malah membenci Aku.
Dia mengatakan bahwa dia tidak memerlukan Tuhan dan tidak membutuhkan kesembuhan dariKu. Tetapi Aku ingin tetap menyembuhkannya, dan memberkatinya. Dengan lembut Aku ingin menolongnya. Dia membalikkan punggungnya dan menolak Aku serta mengutuki Aku. Tetapi RohKu tetap berusaha menyelamatkannya dan dia tidak mau mendengarkan. Akhirnya dia mati dan tiba disini.
Kami melakukan perjalanan dan dari kejauhan masih terdengar tangisan wanita tadi yang ingin bertobat. Dalam benakku, aku ingin melakukan sesuatu untuk menolongnya.
Tetapi tidak mungkin. Hai umat-umat Tuhan yang masih hidup dalam dosa, bertobatlah! !! Jangan tunggu sampai Roh Allah meninggalkanmu. Cepatlah berbalik kepada Dia.
Pada sumur berikutnya nampak seorang sedang berlutut, hendak mencari sesuatu, tulang-tulangnya juga penuh dengan lubang-lubang. Bajunya nampak terkoyak-koyak terbakar oleh api. Kepalanya gundul tanpa mata dan hidung. Api masih membakar lengannya dan daging-dagingnya meleleh berjatuhan.
Jerit tangis menggoncangkan wanita ini. "Tuhan, Tuhan keluarkan aku dari sini." Dia mencoba memanjat keluar dari sumur itu, tetapi ada setan besar yang merayap, berwarna hitam keabu-abuan berlari menghampirinya dan mendorong kembali wanita ini untuk masuk ke lautan api lagi. Setan ini sangat mengerikan. Dengan mata yang cekung ke dalam dan tubuhnya penuh bulu, dengan tinggi tubuh seperti beruang besar. Saya kasihan kepada wanita ini. Ingin aku memeluknya dan meminta Tuhan untuk menyelamatkan dari mereka.
Tuhan tahu pikiranku dan berkata, "AnakKu, penghakiman sudah dijatuhkan. Sewaktu dia hidup di bumi Aku sudah bicara kepadanya. Bahkan ketika ia masih anak-anak, berulang kali Aku memintanya dan minta agar ia bertobat dan hidup untuk melayaniKu. Pada waktu ia umur 16 tahun. Aku datang kepadanya dan berkata, "Aku mengasihimu, berikan hidupmu dan ikuti Aku. Karena Aku telah memanggilmu untuk suatu tujuan khusus. Sepanjang hidupnya Aku terus menerus memanggilnya, tetapi ia tidak pernah mau mendengar. Ia berkata, "Suatu saat nanti aku akan melayaniMu. Sekarang aku tidak punya waktu untukMu. Aku ingin bersenang-senang dulu. Tidak ada waktu untuk melayaniMu, Yesus. Besok saja atau kapan-kapan. " Tetapi waktu terus berjalan dan menyita hidupnya yang sia-sia. Ia telah menyia-nyiakan kesempatan dan waktu yang Tuhan telah sediakan. Akhirnya semua sudah terlambat. Hanya penyesalan yang ada. Wanita ini berteriak kepada Tuhan. "Jiwaku benar-benar tersiksa. Tidak ada lagi jalan keluar. Aku tahu bawa aku lebih mengasihi dunia daripada Engkau Tuhan. Aku dulu menginginka kekayaan, kedudukan, dan kesenangan, tetapi ternyata semua itu tidak bisa aku bawa mati. O, Tuhan neraka ini sangat mengerikan. Aku tidak bisa istirahat siang dan malam. Aku selalu dalam kesakitan dan siksaan. Tolong aku, Tuhan!!" Wanita ini memandang Yesus dengan penuh harapan dan berkata, "Tuhan yang manis, seandainya dulu aku mendengarkanmu tentunya aku tidak akan menyesal selama-lamanya. Aku pikir masih ada banyak waktu untuk bersenang-senang dulu. Tetapi ternyata aku telah salah duga dan tersesat.
Aku dulu adalah seorang wanita yang cantik yang banyak dikejar-kejar oleh laki-laki. Aku tahu Tuhan memanggilku untuk bertobat, tetapi aku keras kepala dan mengabaikan panggilanNya. Aku berpikir aku tidak memerlukan Tuhan. Oh, betapa kelirunya aku, dan setan mulai menyesatkan aku. Aku mulai terlibat lebih banyak lagi dalam melayani setan. Sampai aku lebih mencintai setan daripada aku mencintai Allah. Aku suka melalukan dosa dan tidak ingin berbalik kepada Tuhan. Setan memakai kecantikanku dan kekayaanku untuk menipuku. Aku terjebak untuk semakin ambisius dan ingin berkuasa. Tetapi Tuhan tetap bersabar untuk menarikku keluar dari dosa-dosa. Sebaliknya aku tetap berpikir bahwa besok masih ada kesempatan untuk bertobat. Sampai suatu hari mobilku menabrak sebuah rumah dan aku mati kecelakaan. Tuhan, tolong biarkan aku keluar dari tempat ini. Sambil mengerang wanita ini mencoba meraih tangan Tuhan.....Tuhan dan api tetap membakarnya. Yesus berkata, "Penghakiman sudah dijatuhkan."
Air mataNya turun sewaktu kami melanjutkan perjalanan.
"Waktu kunjungan ini sudah selesai, kita akan kembali lagi besok," kata Yesus.
Saudara, jika engkau hidup dalam dosa, bertobatlah! Kalau engkau sudah "lahir baru" tetapi berbalik daripada Allah, bertobatlah dan kembali kepada Dia sekarang juga. Hiduplah yang baik dan benar sesuai dengan Firman Tuhan. Bertobatlah, sebelum semuanya terlambat, dan engkau dapat hidup bersama Tuhan di sorga selama-lamanya. Yesus berkata lagi, "Neraka berbentuk seperti tubuh manusia terlentang, punggungnya menghadap ke bawah yang terletak di pusat bumi. Volume neraka sangat besar dengan banyak kamar-kamar penyiksaan.
Ingatlah baik-baik untuk menceritakan kepada semua manusia di bumi, bahwa neraka itu benar-benar ada. Berjuta-juta manusia yang terhilang sudah ada di tempat ini. Dan setiap hari ada yang datang di tempat ini. Pada hari penghakiman terakhir nanti, orang-orang mati dan neraka akan dibuang dalam lautan api. Inilah kematian kedua.
BAB IV
SUMUR-SUMUR API LAINNYA
Malam berikutnya Yesus dan saya datang lagi ke kaki kanan neraka. Saya merasakan kasih Yesus kepada semua manusia.Kami berhenti pada sebuah sumur. Dan apa yang nampak adalah sama seperti sebelumnya. Di dalam sumur itu ada seorang wanita yang sudah berupa rangka. Saya tahu dia seorang wanita dari suaranya. Dia berteriak-teriak minta Yesus mengeluarkannya dari neraka.Yesus memandang wanita itu dan berkata, "Ketika engkau ada di bumi, berulang-ulang Aku memanggilmu untuk datang kepadaKu. Aku membujukmu agar engkau memberikan hatimu padaKu sebelum semuanya terlambat. Sering Aku mengunjungimu di waktu malam untuk menyatakan kasihKu padamu. "Ya Tuhan aku akan mengikuti Engkau." Demikian katamu. Bibirmu mengatakan bahwa engkau mengasihiKu, tetapi hatimu tidak demikian. Sering Aku mengirim hamba-hambaKu kepadamu agar engkau bertobat dari dosa-dosamu dan datang kepadaKu, tetapi engkau tidak mendengarkan suaraKu. Aku ingin engkau melayani Aku untuk membawa jiwa-jiwa datang kepadaKu. Tetapi engkau lebih memilih dunia daripada Aku."Wanita ini berkata kepada Yesus, "Engkau ingat Tuhan bagaimana aku ke gereja, dan aku seorang yang baik. Aku anggota jemaatMu. Aku tahu panggilanMu. Aku tahu bahwa aku harus mematuhi panggilanMu berapapun yang harus kubayar."Yesus berkata, "Engkau tetap pembohong dan penuh dosa. Aku memanggilmu, tetapi engkau tidak mau mendengar!! Benar bahwa engkau adalah anggota gereja, tetapi hanya sebagai anggota gereja tidak akan bisa membawamu ke sorga. Dosamu terlalu banyak dan engkau tidak mau bertobat. Engkau sering menjadi batu sandungan. Engkau tidak pernah mau mengampuni saudaramu yang bersalah kepadamu. Ketika engkau bersama-sama saudara seiman engkau pura-pura mengasihiKu dan melayaniKu, tetapi ketika engkau jauh dari saudara-saudaramu, engkau berbohong, menipu dan mencuri. Engkau membiarkan dirimu dikuasai roh perzinahan dan engkau menikmati kehidupan ganda. Padahal engkau tahu akan Firman Tuhan." Dan Yesus melanjutkan, "Engkau suka bercabang lidah. Engkau sering membuat gosip dan adu domba di antara saudara-saudaramu seiman. Engkau menghakimi mereka, engkau menganggap dirimu lebih kudus daripada mereka. Padahal hatimu penuh dengan dosa. Aku tahu engkau tidak akan mendengarkan RohKu yang manis dan penuh belas kasihan. Engkau menghakimi saudara-saudaramu menurut apa yang engkau lihat, padahal banyak di antara mereka yang beriman.
Hatimu sangat keras."Engkau bermain-main dengan Tuhan dan Allah mengetahui itu semua. Seandainya engkau tulus mengabdi kepadaKu, engaku tidak akan berada di sini. Engkau tidak bisa mengabdi kepada Tuhan dan setan bersama-sama.Yesus berpaling kepadaku dan berkata, "Pada hari-hari terakhir akan banyak orang meninggalkan imannya, membiarkan dirinya dikuasai rohperzinahan dan akan mengabdi kepada dosa. Hai umatKu, keluarlah dari antara mereka, pisahkan dirimu. Jangan hidup menurut tingkah laku mereka."
Kami meneruskan perjalanan dan wanita tadi mulai mengutuki dan menyumpahi Yesus. Pada sumur berikutnya kamu juga jumpai kerangka seorang wanita, keadaannya persis sama dengan sebelumnya, manusia-manusia yang tinggal di sini telah terhilang dan tidak memiliki pengharapan sama sekali, kecuali kematian kekal yang mengerikan.
Wanita yang ada di sumur itu sedang mengutip Firman Tuhan. Wanita itu berkata, "Yesus adalah jalan, kebenaran dan hidup. Tak seorangpun dapat datang kepada Bapa tanpa melalui Yesus, dan Ia akan menyelamatkanmu. Yesus adalah terang dunia. Datanglah kepada Yesus dan Ia akan menyelamatkan. " Ketika berbicara demikian banyak kerangka berkeliling mendengarkannya, beberapa mengutuki dan menyumpahinya, beberapa memintanya agar berhenti berkhotbah. Yang lainnya berkata, "Masih adakah pengharapan? " tangis dukacita memenuhi suasana.
Saya tidak tahu apa yang sedang terjadi. Saya tidak tahu mengapa wanita itu memberitakan Injil di neraka?
Tuhan tahu pikiranku. Ia berkata, "AnakKu, Aku memanggil wanita itu pada usia 30 tahun untuk memberitakan Injil. Aku memanggil setiap orang dengan tujuan dan rencana yang berbeda-beda, tetapi jika mereka menolak Aku, maka RohKu akan meninggalkan mereka.
Wanita ini menjawab panggilanKu dan bertahun-tahun melayaiKu. Ia mangalami pertumbuhan akan pengenalan FirmanKu, dia peka mendengar suaraKu dan banyak melakukan pekerjaan yang baik. Dia sering berdoa dan sering memperoleh jawaban atas doa-doanya. Dia mengajar banyak orang akan jalan-jalan kebenaran, hidupnya kudus dan setia sebagai istri.
Perjalanan hidupnya berlalu dengan baik, sampai suatu hari malapetaka tiba.....suaminya berbuat serong dengan wanita lain. Suaminya menyesal dan mina maaf, tetapi wanita ini menolaknya dan tidak mau mengampuni. Hatinya mulai pahit, dia tetap tidak bisa mengampuni. Benar suaminya salah dan telah melakukan dosa yang sangat serius. Tetapi wanita ini sudah mengenal FirmanKu , dia tahu bahwa dia harus mengampuni suaminya. Diapun juga tahu bahwa setiap percobaan pasti ada jalan keluarnya dan di harus menyelamatkan rumah tangganya. Sebaliknya ia menolak permintaan maaf suaminya, dan marah bercampur kepahitan yang akhirnya merusak hatinya. Hari ke hari dia semakin pahit dan dalam benaknya dia berpikir, "Aku telah melayani Tuhan dengan mengorbankan segala-galanya, tetapi suamiku enak saja main serong dengan wanita lain! Apakah ini adil???"Tentu saja tidak, "kata Tuhan, "tetapi suamimu telah datang padamu dan bertobat dan berjanji tidak akan melakukannya lagi."
"anakKu, lihatlah engkau telah merusak kehidupanmu sendiri."
"Tidak Tuhan, bukan aku,"wanita itu berkata, "Hidupku kudus, tetapi suamiku seorang yang berdosa,"Wanita ini tidak mau mendengarkan Aku.
Waktu berlalu, wanita ini mulai tidak mau lagi berdoa, tidak juga membaca FirmanKu. Dia bukan hanya marah pada suaminya, tetapi juga marah kepada orang-orang di sekelilingnya. Hatinya semakin pahit, sampai akhirnya dosa besar memasuki hidupnya. Suatu hari dalam kemarahannya dia membunuh suaminya dan wanita yang serong dengan suaminya tersebut. Setan merampas dirimu dan akhirnya dia bunuh diri.
Saya menatap wanita yang terhilang ini, yang telah melepaskan Kristus dan jiwanya tersiksa dalam penyesalan selama-lamanya.
"Aku sekarang mau mengampuni suamiku, Tuhan,"teriak wanita ini. "Biarkan aku keluar dari sini dan aku akan mematuhiMu. Lihatlah aku memberitakan FirmanMu, tetapi nanti setan-setan akan menjemput lagi dan menyiksaku. Karena aku memberitakan FirmanMu. Tolong Tuhan, aku mohon padaMu. Biarlah aku keluar dari tempat ini."
Saya menangis dan ketakutan, "Tolong Tuhan jangan sampai sampai aku menyimpan kepahitan, karena aku ngeri melihat akibatnya."
"Mari kita teruskan perjalanan ini,"kata Yesus.
Pada sumur berikutnya nampak sesosok kerangka berglung-gulung dan "berteriak-teriak kepada Yesus. "Tuhan, tolong mengapa saya berada di tempat ini?" teriak kerangka ini. Yesus berkata, "Tenang, engkau tahu mengapa engkau ada di tempat ini."
"Biarlah saya keluar dari sini dan aku menjadi orang saleh,"pinta kerangka ini.
Yesus berpaling padaku dan berkata, "Orang ini berusia 23 tahun ketika ia tiba di neraka. Sewaktu hidup di bumi, ia tidak pernah mau mendengarkan FirmanKu. Meskipun ia sering mengunjungi gereja, Aku telah menariknya dengan RohKu untuk keselamatannya, tetapi ia lebih menyukai dunia ini dengan segala nafsunya. Ia suka bermabuk-mabukan dan tidak pernah memperhatikan panggilanKu. Ia memang anggota gereja, tetapi tidak pernah memberikan hidupnya untukKu. Suatu hari ia berkata kepadaKu,"Aku akan memberikan hidupku padaMu Tuhan….nanti suatu hari, tetapi ia tidak pernah melakukannya. Suatu malam setelah pulang dari sebuah pesta, ia mengendarai mobil dan tabrakan dan ia mati kecelakaan. Setan telah menipu dirinya habis-habisan.
Banyak penghuni neraka ini merupakan orang-orang yang mati karena kecelakaan yang merupakan pekerjaan setan. Tetapi seandainya mereka mau mendengarkan FirmanKu dan melakukannya, tentu setan tidak akan bisa membunuhnya. Pekerjaan setan adalah membunuh, mencuri dan menghancurkannya. Setan menghendaki nyawa orang-orang ini, karena mereka tidak waspada hidup dalam dosa dan mabuk-mabukan. Banyak manusia yang hancur setiap tahunnya karena alkohol/minum- minuman keras.
Jika manusia itu tahu bahwa kesenangan dunia dan segala nafsunya hanya untuk sementara waktu saja tetapi harus dibayar dengan neraka kekal. Seharusnya mereka datang kepada Yesus.
Ia akan menolong dan menyelamatkan. Ingat Ia mengasihimu dan punya kuasa untuk mengampuni semua dosa-dosa manusia.
Yesus berkata, "Dunia dan segala isinya akan berlalu, tetapi FirmanKu kekal selama-lamanya, dan tidak ada satupun yang gugur."
BAB V
TEROWONGAN KETAKUTAN
Saya mencoba mengingat kembali kotbah yang pernah saya dengar mengenai neraka. Tetapi saya tidak pernah mendengar mengenai perkara-perkara yang demikian mengerikan seperti yang Tuhan telah memperlihatkan pada saya di sini. Neraka jeleknya tak terhingga lebih dari segala manusia bisa memikirkan atau membayangkannya. Sangat menyakitkan mengetahui bahwa jiwa-jiwa yang kini dalam siksaan di neraka akan tetap di sana selama-lamanya. Tidak ada jalan keluar lagi.
Saya memutuskan untuk melakukan segala sesuatu dalam kemampuan saya untuk menyelamatkan jiwa-jiwa dari kengerian-kengerian ini. Saya harus memberitakan injil kepada setiap orang yang saya jumpai, karena neraka adalah tempat yang menakutkan, dan ini adalah laporan yang benar. Apakah anda menyadari apa yang sedang saya bicarakan? Jika orang-orang berdosa dan tidak bertobat dan percaya pada Firman Allah, mereka pasti akan mengakhiri hidup mereka dalam neraka.
Percayalah pada Tuhan Yesus Kristus, panggilah Dia untuk meyelamatkan Anda dari dosa. Bacalah Injil Yohanes 3:14 dan bacalah buku ini dari halaman ke halaman sehingga anda dapat lebih mengerti mengenai neraka dan kesudahannya. Sewaktu Anda baca, berdoalah agar Tuhan Yesus mau masuk ke dalam hati Anda dan membasuh dosa-dosa Anda sebelum terlambat.
Yesus dan saya melanjutakan perjalanan Kami dalam neraka. Jalan-jalan kering dan terbakar, retak-retak dan tandus. Saya melihat ke dalam deretan-deretan sumur sejauh saya dapat melihat. Saya sangat lelah. Hati saya, roh saya remuk karena semua yang telah saya lihat, dengar, meskipun saya tahu bahwa masih banyak yang akan saya lihat lagi.
"Yesus, berilah saya kekuatan untuk melanjutkan terus," saya menangis.
Sewaktu Yesus menuntun, saya berjalan dekat di belakangNya. Saya sangat sedih untuk segala perkara yang mengerikan yang telah saya lihat. Dalam hati saya berpikir apakah dunia akan percaya kepada saya. Saya melihat ke kiri dan ke kanan dan ke belakang sejauh saya bisa melihat di situ ada sumur-sumur api. Saya dikelilingi api, nyala api dan jiwa-jiwa yang terbakar. Saya berteriak benar-benar dalam kengerian. Kengerian dan kenyatan dari apa yang saya lihat adalah terlalu berat untuk saya tanggung.
"Oh bumi bertobatlah, " saya menjerit. Tangisan mengguncangkan roh saya sewaktu saya melanjutakn perjalanan saya dengan Yesus. Saya berpikir apa yang sedang dilakukan oleh keluarga saya, teman-teman saya.....oh betapa saya mengasihi mereka! Saya ingat bahwa bagaimana saya dulu telah berdosa sebelum saya kembali kepada Yesus, dan saya berterima kasih kepada Allah, bahwa saya telah kembali sebelum terlambat.
Yesus berkata, "Kita sekarang akan memasuki sebuah terowongan yang akan membawa kita ke dalam perut neraka. Neraka itu berbentuk seperti tubuh manusia yang terbarig dalam pusat bumi. Tubuh itu berbaring pada punggungnya dengan kedua tangan dan kedua kaki terlentang.
Seperti Aku mempunyai suatu kumpulan orang-orang percaya, demikian neraka mempunyai suatu kumpulan orang-orang berdosa dan orang-orang mati. Seperti tubuh Kristus itu dibangun setiap hari. Demikianlah tubuh neraka juga dibangun setiap hari."
Dalam perjalanan kami menuju terowongan, kami melewati sumur-sumur yang menyala dengan jeritan-jeritan dan keluhan-keluhan mereka yang terkutuk terngiang-ngiang di telinga saya. Banyak yang berseru kepada Yesus sewaktu kami lewat. Yang lain mencoba naik ke atas sumur api untuk meraih Dia, tetapi tidak dapat. Terlambat, terlambat, hati saya menjerit.
Kesedihan senantiasa terpancar pada wajah Yesus sewaktu kami berjalan. Saya ingat melihat ke dalam sumur-sumur api dan memikirkan mengenai sering kali kami masak-masak di halaman belakang rumah dan bagaimana arang merah itu membara jika sudah berjam-jam. Rupanya mirip dengan yang saya lihat di neraka ini.
Saya begitu berterima kasih ketika kami memasuki terowongan. Saya pikir terowongan ini tidak mungkin bisa seburuk sumur-sumur itu. Tetapi alangkah kelirunya saya!
Segera setelah kami berada di dalam, saya mulai melihat ular-ular besar, tikus-tikus besar dan banyak roh-roh jahat, semua berlari menjauhi kehadiran Yesus. Ular-ular mendesis pada kami, dan tikus-tikus menjerit-jerit. Ada banyak suara-suara jahat. Ular-ular berbisa/ roh-roh jahat dan bayangan-bayangan gelap semua ada di sekelilikng kami. Yesus adalah satu-satunya cahaya yang terlihat di dalam terowongan. Saya tinggal sedekat mungkin dengan Yesus.
Setan-setan dan iblis-iblis beterbangan di sisi gua ini, dan mereka pergi ke suatu tempat dan keluar dari terowongan. Kemudian saya tahu bahwa roh-roh jahat ini pergi ke bumi untuk melaksanakan perintah setan.
Merasakan ketakutan saya pada tempat gelap, lembab dan kotor ini, Yesus berkata, "Jangan takut. Kami segera akan berada di ujung akhir terowongan ini. Aku harus memperlihatkan kepadamu hal-hal ini.
Mari ikutlah Aku."
Ular-ular raksasa merayap lewat Kami. Beberapa ular itu sebesar 4 feet diameternya dan 25 feet panjangnya. Bau kotor dan lembab mengisi udara dan roh-roh jahat ada dimana-mana.
Yesus berkata,"Segera Kami akan tiba dalam perut neraka. Bagian neraka ini tingginya 17 mil dan berdiameter 3 mil seperti lingkaran. Yesus memberikan ukuran-ukuran yang tepat.
Saya akan coba dengan sepenuh kemampuan saya menulis dan menceritakan tentang apa yang saya lihat dan dengar. Saya melaksanakan ini untuk kemuliaan Allah Bapa, Allah Putra, dan Roh Kudus. Supaya kehendak Allah terjadi.
Saya tahu bahwa Yesus memperlihatkan semua hal ini kepada saya sehingga saya dapat memperingatkan laki-laki dan wanita-wanitta dari dunia untuk menghindari neraka, berapapun harga yang harus mereka bayar. Saudara-saudar kekasih, jika anda menbaca buku ini dan Anda tidak mengenal Yesus, berhentilah sekarang juga, bertobat dari dosa-dosa Anda dan mengundang Dia, menjadi Juru Selamat anda.
BAB VI
AKTIVITAS DALAM NERAKA
Di depan kami saya dapat melihat cahaya kuning suram. Yesus dan saya telah keluar dari terowongan ketakutan, dan sekarang berdiri di atas pinggiran dengan pemandangan ke bawah perut dari neraka. Sejauh yang dapat saya lihat. Ada banyak sekali aktivitas yang dapat dilakukan dalam pusat (atau perut) dari neraka. Kita berhenti dan Yesus berkata, "Aku akan membawamu melalui pintu perut dari neraka dan Aku akan menyatakan banyak hal kepadamu. Mari ikutlah Aku." Berdua kami malanjutkan perjalanan.
Yesus berkata, "Di depan ada banyak kengerian, semuanya bukan isapan jempol, atau khayalan seseorang. Tetapi semuanya itu nyata benar. Yakinkan untuk bercerita pada pembaca-pembacamu bahwa iblis itu betul-betul ada. Katakan pula bahwa setan itu betul ada dan kuasa-kuasa kegelapan itu betul-betul ada. Tetapi katakan kepada mereka untuk tidak berputus-asa, karena jika umatKu yang memanggil namaKu mau merendahkan diri dan berdoa serta meninggalkan perbuatan-perbuatan jahat. Aku akan mendengar dari sorga dan akan menyembuhkan tanah-tanah mereka dan tubuh-tubuh mereka. Seperti sorga itu pasti betul-betul ada, demikian pula neraka."
Allah menghendaki Anda tahu mengenai neraka dan Dia ingin menyelamatkan Anda dari tempat itu. Allah ingin anda tahu bahwa ada jalan keluarnya. Jalan itu adalah Yesus Kristus, Juru selamat jiwa anda. Ingatlah, bahwa hanya mereka yang namanya tertulis dalam kitab kehidupan dari Anak Domba Allah, akan diselamatkan.
Kami datang pada aktivitas pertama di dalam perut neraka. Ini ada di sebelah kanan dari tempat kami masuk dan di atas bukit kecil di sebuah sudut gelap dari neraka.
Saya ingat kata-kata Yesus ketika berkata kepada saya, "Kadang-kadang seperti Aku menginggalkanmu, tetapi Aku tidak meninggalkanmu. Ingatlah bahwa Aku mempunyai kuasa di sorga dan di bumi. Pada saat-saat tertentu roh-roh jahat dan jiwa-jiwa disini. Jangan takut. Apa yang akan kamu lihat adalah benar dan nyata. Hal-hal tersebut sedang terjadi sekarang dan akan terus terjadi sampai akhir zaman.....?
Pembaca-pembaca, pastikan bahwa nama anda tertulis dalam kitab kehidupan dari Anak Domba Allah.
Di depan kami saya dapat mendengar suara-suara dan jeritan-jeritan dari jiwa-jiwa yang tersiksa. Kami menaiki bukit kecil itu dan melihat melalui bukit itu. Suatu cahaya memenuhi tempat itu sehingga saya dapat melihat denga jelas. Jeritan-jeritan yang tak pernah Anda pikir, mungkin memenuhi udara. Itulah jeritan-jeritan seorang laki-laki.
"Dengarkan Aku, "kata Yesus. "Apa yang akan kamu lihat dan dengar adalah benar-benar ada. Perhatikanlah pelayan-pelayan Firman Allah, karena ini adalah kata-kata beriman dan benar. Bangunlah penginjil-penginjil , pendeta-pendeta dan guru-guru dari FirmanKu, semua yang dipanggil untuk memberitakan Firman Tuhan Yesus Kristus. Jika Anda berdosa bertobatlah, atau anda akan binasa. "Kami naik sampai sejauh 15 feet dari aktivitas ini. Saya melihat tubuh kecil berpakaian gelap berbaris mengitari benda seperti kotak.
Setelah diperhatikan lebih seksama, saya melihat bahwa kotak tersebut adalah sebuah peti mati dan tubuh-tubuh yang berbaris mengitari peti-peti tersebut adalah setan-setan. Saya betul-betul melihat peti mati dan 12 setan yang mengitarinya. Sambil berjalan mereka bernyanyi dan tertawa. Mereka masing-masing membawa lembing tajam di tanganya, yang terus menerus ditikamkan ke dalam peti mati itu lewat lubang-lubang kecil yang ada disekeliling lubang peti mati.
Ada perasaan ketakutan yang besar yang mencekam di udara, dan saya menggigil karena penglihatan di depan saya.
Yesus mengetahui pikiran saya karena Dia berkata,"AnakKu, di sini ada banyak jiwa yang tersiksa dan ada macam-macam siksaan yang berbeda untuk jiwa ini. Untuk mereka yang pernah memberitakan Injil dan kembali kepada dosanya, atau mereka yang tidak mau menurut panggilan Allah dalam hidupnya, hukumannya lebih berat."
Saya mendengar jerita putus asa, sehingga membuat hati saya patah. "Tidak ada harapan, tidak ada harapan!" ia berseru. Teriakan putus asa datang dari peti mati. Jeritan ini merupakan ratapan yang tiada akhirnya karena penyesalan.
"Oh betapa mengeriakan, "kata saya.
"Mari,"kata Yesus, "Kita mendekat." Lalu Dia berjalan ke peti mati dan melihat ke dalam. Saya mengikutiNya dan melihat juga. Rupanya roh-roh jahat tidak dapat melihat kami. Suatu awan kotor berwarna abu-abu mengisi peti mati itu. Ini adalah jiwa dari seorang lelaki. Sewaktu saya memperhatikan, setan-setan itu menikamkan lembing mereka ke dalam jiwa orang laki-laki dalam peti mati itu. Saya tidak akan melupakan penderitaan jiwa ini.
Saya menjerit kepada Yesus, "Keluarkan dia, Tuhan, keluarkanlah! " siksaan pada jiwanya adalah pemandangan yang mengerikan. Sekiranya ia dapat bebas. Saya menarik tangan Yesus dan mohon Dia untuk mengeluarkan orang laki-laki itu dari peti mati.
Yesus berkata,"AnakKu, damai sejahteralah, berdiamlah."
Ketika Yesus berbicara, orang itu melihat kami. Ia berkata, "Tuhan, Tuhan keluarkan saya. Kasihanilah saya." Saya melihat ke bawah dan nampak kumpulan darah kotor. Di depan saya ada satu jiwa. Di dalam jiwa itu ada sebuah hati manusia dan darah menyembur keluar dari hati itu. Tikaman dari lembing-lembing itu benar-benar menusuk hatinya.
"Saya sekarang akan melayani Engkau, Tuhan ," ia memohon "Tolong keluarkan saya." Saya tahu bahwa orang laki-laki ini merasakan setiap lembing yang menusuk hatinya. "Siang dan malam dia disiksa,"kata Yesus, "Ia diletakkan di sini oleh setan, dan setanlah yang menyiksanya. "Orang laki itu menjerit, "Tuhan sekarang saya mau memberitakan Firman yang benar. Saya akan bercerita mengenai dosa dan neraka.
Tetapi tolong keluarkan saya dari sini."
Yesus berkata,"Orang ini dahulu seorang pengkotbah Firman Allah. Suatu ketika ia melayani Aku dengan segenap hati dan membawa banyak orang kepada keselamatan. Beberapa yang dipertobatkan masih melayani Aku sekarang, beberapa tahun kemudian.
Keinginan daging dan kepalsuan/ kebohongan dari kekayaan menyebabkan dia tersesat. Dia membiarkan iblis menguasainya. Ia mempunyai sebuah gereja yang besar, mobil yang indah, dan pengahsilan yang besar. Ia mulai mencuri dari persembahan gerejanya. Ia mulai mengajarkan kebohongan. Kebanyakan ia berbicara mengenai setengah kebohongan dan setengah kebenaran. Ia tidak mau Aku membetulkannya.
Aku mengirim hamba-hambaKu untuk mengatakan kepadanya agar bertobat dan memberitakan kebenaran, tetapi ia lebih mengasihi kesenangan hidup ini daripada kehidupan dari Allah. Ia tahu untuk tidak mengajarkan atau memberitakan setiap doktrin lain kecuali kebenaran yang dinyatakan dalam Alkitab. Tetapi sebelum dia meninggal ia bahkan mengatakan baptisan Roh Kudus adalah suatu kebohongan dan mereka yang mengatakan mempunyai Roh Kudus adalah orang-orang munafik. Ia mangatakan bahwa Anda bisa menjadi seorang pemabuk dan masuk sorga, bahkan tanpa bertobat.
Ia mengatakan Allah tidak akan mengirim setiap orang ke neraka bahwa Allah terlalu baik untuk melakukan itu. Ia menyebabkan banyak orang baik kehilangan anugerah Allah. Ia bahkan berkata ia tidak membutuhkan Aku, karena ia sendiri seperti allah. Ia berteriak begitu jauh untuk mengadakan seminar-seminar yang mengajarkan doktrinnya yang salah. Ia menginjak-injak FirmanKu yang kudus di bawah kakinya. Namun Aku terus mengasihinya. "
"AnakKu, adalah lebih baik tidak pernah mengenal Aku daripada mengenal Aku dan menginggalkan pelayananKu, " kata Yesus.
"Seandainya dia mendengarkan Engkau, Tuhan!" saya menjerit. "Seandainya dia mempedulikan jiwanya dan jiwa-jiwa orang lain!"
"Ia tidak mendengarkan Aku. Ketika Aku memanggil dia tidak mau mendengar Aku. Ia mencintai hidup yang mudah. Aku memanggil dan memanggilnya untuk bertobat, tetapi dia tidak mau kembali kepadaKu. Suatu hari ia meninggal dan segera tiba disini. Kini iblis menyiksanya karena pernah memberitakan FirmanKu dan menyelamatkan jiwa-jiwa untuk kerajaanKu. Inilah siksaannya."
Saya memperhatikan ketika setan-setan terus menerus berbaris mengitari dan mengitari peti mati. Hati lelaki itu berdenyut dan darah benar-benar mengalir keluar. Saya tidak akan melupakan jeritan kesakitan dan kesusahannya.
Yesus melihat pada orang laki di dalam peti mati itu dengan perasaan haru yang dalam dan berkata,"Darah dari banyak jiwa-jiwa yang terhilang ada di tangannya. Banyak dari mereka sekarang ini disiksa di sini." Dengan hati penuh kesedihan Yesus dan saya melanjutkan perjalanan.
Ketika kami meninggalkan tempat itu, saya melihat satu grup setan lain datang ke peti mati itu. Mereka tingginya kurang lebih 3 feet, berpakaian hitam dengan tudung kepala hitam menutupi wajahnya. Mereka bergantian menyiksa jiwa ini.
Saya berpikir bahwa bagaimana kebanggaan dalam diri kita semua kadang-kadang membuat kita tidak mau mengakui kesalahan kita dan minta ampun. Kami menolak bertobat dan merendahkan diri, dan kami terus sepertinya kami sendirilah yang selalu benar. Tetapi dengarlah, jiwa-jiwa, neraka itu betul-betul ada. Janganlah pergi ke tempat ini.
Yesus dan saya berjalan ke sebuah tanah terbuka dengan batu bertaburan diatasnya.
Di sana-sini ada tembok-tembok pendek terbuat dari kotoran dan batu-batu. Cahaya bersinar terang pada suatu tempat sebesar ukuran ruang dansa yang besar.
Yesus berkata, "anakKu, lihatlah pekerjaan-pekerjaan iblis." Inilah yang saya lihat dan dengar.
Suara musik indah memenuhi udara, dan tengah ruangan dansa, pada suatu lantai dansa yang bersinar terang, ada lima wanita cantik berdansa.
Mereka berdiri dalam satu baris dan bergerak bersama seirama dengan musiknya. Sewaktu mereka berdansa, mereka tertawa. Seperti suatu kontes kecantikan karena wanita-wanita itu luwes menakjubkan.
Sesungguhnya mereka begitu menarik sehingga mereka seperti dalam khayalan saja.
Saya berpikir sendiri. Bagaimana sesuatu yang begitu indah bisa ada di dalam neraka? Pakaian yang dikenakan wanita-wanita itu indah dan sangat mahal. Mereka nampak seperti puteri-puteri raja, tanpa cacat sama sekali. Segala sesuatu pada mereka kelihatan sempurna.
Saya ingin tahu apa yang mereka lakukan dalam neraka. Mereka tidak nampak jahat atau penuh dosa. Tetapi kemudian saya melihat bahwa mereka sedang berdansa ke arah gerakan suatu api dan nyala api itu naik turun pada tubuh mereka.
Mereka tertawa ketika nyala melahap tubuh mereka. Mereka tidak terbakar, juga tidak merasakan suatu kesakitan.
Saya perhatikan wantu musik berhenti seketika dan ruang dansa menjadi tenang. Deretan wanita-wanita cantik berdiri diam dan memperhatikan ketika seseorang datang. Kehadiran suatu roh jahat yang mengisi ruangan, suatu roh yang lebih jahat yang pernah saya rasakan.
Dan kemudian saya melihat punggung dari seorang yang gelap, diselubungi bayangan-bayangan. Punggungnya menghadap saya dan dia berpakaian mantel panjang dan memakai cape gelap. Disampingnya ada dua orang, punggungnya juga mengahdap saya dan Yesus. Saya tahu mereka tidak bisa melihat kami.
"Perhatikan, "kata Yesus
Saya mengetahui bahwa kehadiran roh jahat itu adalah setan, karena sekarang wanita-wanita cantik itu mulai membungkuk kepadanya dan mengelu-elukan setan itu. Setan mulai berbicara, katanya,"Anak- anakku, engkau telah mematuhi perintah-perintahku dan sekarang kamu siap pergi ke bumi melakukan kehendakku. Kuasa kegelapan telah diberikan padamu, dan kamu mempunyai semua sumber-sumber dari neraka untuk mendukung kamu dalam pekerjaanmu. "
Setan jahat tertawa dan berkata,"Kini untuk mengingatkan kamu akan kuasaku, aku akan mendemonstrasikan apa yang akan terjadi jika kamu tidak menurut aku dengan baik." Setan melambaikan tangannya di atas mereka, dan mereka mulai berteriak kepadanya, "Oh , tolong jangan setan. Kami menurut dan mangerjakan apa yang kau perintahkan. Tolong, setan jangan siksa kami."Tetapi setan tidak mendengarkannya.
Saya perhatikan dengan keheranan karena tubuh-tubuh indah dari wanita-wanita itu berubah menjadi abu-abu yang mati dari neraka. Apa yang dulunya sempurna dalam kecantikan kini menjadi buruk yang menjijikkan.
Daging dari tubuh cantik itu berjatuhan lepas sampai tertinggal tubuh tersembunyi yang mati. Tubuh-tubuh mereka penuh dengan setan-setan dan roh-roh jahat, dan ular-ular besar panjang merayap keluar dari perut mereka dan merayap-rayap berputar-putar.
"Yesus , apa artinya itu?" tanya saya
Yesus tidak menjawab saya.
"Setan, berikan kembali badan kami yang cantik,"wanita- wanita itu memohon,"Kami akan menurut engkau." Tertawa berkumandang lagi di udara ketika setan melambaikan tangannya dan tubuh-tubuh yang jelek berubah menjadi wanita-wanita cantik lagi.
"Dengarkan aku dan turuti aku ....."setan berkata kepada mereka! "Laksanakan segala sesuatu yang aku perintahkan, dan engkau akan dapat mempertahankan tubuh-tubuh yang indah. Kini perhatikan dan aku akan memperlihatkan kepadamu di mana kamu akan melaksanakan pekerjaan jahatku."
Dengan ini, orang di sebelah kiri setan mengangkat tanganya, dan sinar terang mucul pada sisi timur dinding. Pada dinding terbentang layar film dan pada layar nampak gambar-gambar dari tempat pemandangan kehidupan biasa sehari-hari.
Setan berkata,"Pergilah ke tempat-tempat itu dan hidup di sana dan berlakulah seperti orang biasa. Tipulah banyak orang, dan tariklah sebanyak mungkin orang menjauhi Allah. Aku akan memperhatikan kamu dan setiap gerakmu akan kuketahui. Berhati-hatilah jangan sampai ketahuan dan aku akan menjagamu.
Setan mengangkat tangan ke arah layar dan pemandangan mulai bergerak. Pada layar nampak sebuah jalan dam kota, night club, toko-toko roti , toserba, bank, upacara pernikahan, penjualan barang bekas, gereja dan gedung pemerintah. Semua tempat yang diperlihatkan adalah tempat-tempat biasa dan banyak tempat lain seperti itu diperlihatkan setan pada layar.
"Kamu akan menipu banyak orang dan menyebabkan banyak orang jatuh dari kebenaran. Kamu akan pergi menjelajah bumi dan melaksanakan pekerjaanku dan kembali kepadaku untuk melaporkan. Jika kamu perlukan bantuan, aku akan mengirimkan. Kamu telah dilatih baik dalam menggunakan kuasa-kuasa kejahatan. Misi kamu adalah mendapatkan jiwa-jiwa bagiku. Kamu dapat memikat mereka melalui sihir, agama palsu dan ilmu klenik. Kamu dapat menuntun orang-orang Kristen yang lemah lewat dosa-dosa kedagingan. Kamu dapat menanamkan benih keraguan mengenai kebenaran Firman Alah. Tarik laki-laki dan wanita-wanita menjauhi Injil Yesus Kristus dan hancurkan mereka jika kamu bisa."
Sebuah setan tinggi dibawa kepada setan. Ia mengambil kertas-kertas dari setan tersebut dan mulai membacakan banyak hal kepada wanita-wanita itu. Beberapa hal saya mengerti, tetapi beberapa tidak.
"Ambil satu jiwa seminggu," setan melanjutkan, "dan kerjakan jiwa itu dalam satu minggu. Aku berikan kamu 3 minggu untuk merusak satu jiwa ini, lalu laporkan kepadaku kamu tidak akan kekurangan sesuatu apapun, karena kekayaan yang mewah diberikan kepadamu. Ingatlah bahwa yang kamu menangkan, pada gilirannya akan memenangkan jiwa yang lainnya untuk aku. Bekerja keraslah kau, dan aku akan memberimu hadiah. Jika kamu tidak menurut perintahku, aku akan membuka kedokmu kepada dunia, siapa sebenarnya kau ini.
Ingat, kamu mempunyai kuasa untuk merubah bentuk sesuai dangan yang kamu ingini. Aku akan mengirim kepadamu apa pun yang kau perlukan untuk bisa berhasil. Kini pergilah dan laksanankanlah pekerjaanku dan kembalilah satu bulan lagi."
"Saya akan menang terhadap Allah!" teriak setan ketika melambaikan tangannya lagi, dan wanita-wanita cantik itu mulai turun ke bumi.
Saya melihat di mana wanita-wanita itu berdiri, hanya tertinggal api saja. Saya perhatikan ketika setan berkata kepada kedua orang yang bersama dia,"lihat"! Dan menunjuk kepada dinding dengan layar film itu."Aku menbenci Allah,"ia berkata,"Dan ini akan melakukan pekerjaan baik bagiku."Pada layar saya melihat bahwa wanita-wanita cantik itu kini ada di dalam kota-kota, toko-toko, gereja-gereja dan bar-bar untuk melakukan pekerjaan jahat mereka. Itu adalah roh-roh pemikat, setan-setan dari neraka yang dilepaskan ke dalam dunia dan orang-orang tidak tahu mereka adalah setan.
Kuasa setan itu sungguh-sungguh ada, saya pikir. Mereka sungguh-sungguh di sana menipu siapapun yang bisa ditipu. Mereka mengelabuhi, membohongi dan mencuri membuat orang-orang menjadi murid-murid setan.
Layar film tiba-tiba menghilang dan saya memperhatikan setan dan kedua orang yang bersamanya menghilang dalam hembusan asap.
Kemudian Yesus menunjukkan saya sebuah lonceng raksasa yang membentang atas seluruh dunia. Dan saya mendengar detak-detak lonceng tersebut. Jarum jam menunjukkan hampir pada posisi pukul 12 dan jarum menitnya berlari memutar sampai berhenti pada 3 menit sebelum 12. Dengan diam-diam jarum menit mendekati jarum jam. Selagi bergerak, detak-detak bertambah keras dan keras terdengar sampai sepertinya memenuhi seluruh bumi.
Allah berbicara seperti terompet dan suaraNya gemuruh bagaikan banyak air,"dengarlah apa yang dikatakan roh kepada gereja-gereja. "Dia berkata,"Bersiaplah , karena pada waktu kamu tidak mengira, Aku akan datang lagi. Aku mendengar lonceng berbunyi pukul 12. Mempelai lelaki datang untuk menjemput mempelai wanitanya."
Apakah Anda sudah siap akan kedatangan Kristus, sahabatku? Atau Anda seperti mereka yang mengatakan, "Tidak hari ini,Tuhan!"Maukah Anda memanggil Dia dan diselamatkan? Maukah Anda memberi hati Anda kepadaNya hari ini?
Ingatlah, Yesus bisa dan mau menyelamatkan Anda dari segala kejahatan, apabila Anda memanggil Dia hari ini dan bertobat. Berdoalah bagi keluarga Anda dan yang Anda kasihi, agar mereka mau datang kepadaKu sebelum terlambat.
Dengarlah seperti Yesus katakan, "Aku akan melindungimu dari kejahatan. Aku akan menjaga dalam segala jalanmu. Aku akan menyelamatkanmu. Aku akan menyelamatkan mereka yang kau kasihi. Panggilah Aku hari ini dan hiduplah."
Dengan mencucurkan air mata, saya berdoa agar semua yang membaca buku ini akan menyadari kebenaran sebelum terlambat. Neraka adalah untuk selama-lamanya( abadi). Saya mencoba sejauh kemampuan saya untuk mengungkapkan semua yang telah saya lihat dan dengar. Saya tahu hal-hal tersebut adalah benar.
Selama Anda membaca sisa buku ini, saya berdoa agar Anda mau bertobat dan menerima Yesus Kristus sebagai Juru Selamat Pribadi Anda.
Saya mendengar Yesus berkata,"Sudah waktunya untuk pulang, kami akan kembali lagi besok."
BAB VII
PERUT NERAKA
Malam berikutnya Yesus dan saya pergi ke neraka lagi. Mula-mula kami memasuki sebuah tempat terbuka luas. Sejauh pemandangan saya aktivitas kejahatan sedang berlangsung, sejumlah besar dari aktivitas ini dipusatkan sekeliling kami. Hanya 10 kaki dari tempat kami berdiri, karena banyak roh-roh jahat dan roh-roh setan tergesa-gesa masuk dan keluar dari tempat khusus.
Pemandangannya seperti suatu yang terdapat dalam film horor. Sejauh pemandangan saya, jiwa-jiwa disiksa dan iblis dengan malaikat-malaikatny a sedang melakukan pekerjaannya. Keadaan suram-suram itu dipecahkan oleh jeritan kengerian dan putus asa.
Yesus berkata,"AnakKu, setan adalah penipu dunia dan penyiksa jiwa-jiwa di neraka. Banyak kekuasaan setan yang terlihat di sini juga di dunia pada waktu-waktu tertentu untuk menyakiti, membuat penderitaan dan menipu.
Aku akan memperlihatkan kepadamu hal-hal yang belum pernah dilihat secara terinci. Beberapa hal yang kamu lihat akan terjadi sekarang sedangkan yang lain akan terjadi di masa mendatang."
Saya melihat ke depan lagi. Tanah berwarna coklat muda, tanpa kehidupan, tanpa rumput atau sesuatu yang hijau terbentang di depan saya. Segala sesuatu mati atau hampir mati. Beberapa tempat dingin dan lembab, sedangkan tempat lain panas, kering, dan selalu ada bau busuk dari daging busuk terbakar bercampur dengan bau sampah, kubis basi dan jamur.
"Setan menggunakan banyak jebakan dan sindiran untuk menipu anak-anak Allah." Kata Yesus,"Selama banyak perjalanan kami ke neraka Aku akan memperlihatkan padamu jebakan-jebakan yang licik dan akal busuk dari setan."
Kami baru berjalan beberapa yard, ketika saya melihat di depan kami sebuah benda hitam gelap samar-samar yang tidak menyenangkan. Sepertinya bergerak naik turun, mengecil dan membesar, setiap bergerak mengeluarkan bau amis yang menjijikan bahkan bau-bauan lebih tajam dari biasanya, bau-bauan yang busuk yang mengisi udara neraka.
Saya akan coba menerangkan sebisa saya tentang apa yang saya lihat. Benda hitam yang bergantung itu terus menerus mengecil dan membesar dan mengeluarkan bau-bauan menusuk. Saya perhatikan ada sesuatu seperti tanduk-tanduk berwarna gelap keluar untuk pergi ke bumi. Saya menyadari bahwa benda-benda ini adalah sebuah hati besar dan bahwa ada banyak tempat masuknya (lubang-lubang) .
Suatu firasat mengerikan memenuhi perasaan saya.
Yesus mengetahui pikiran saya dan berkata, "jangan takut, ini adalah hati dari neraka." Kelak kami akan menelusurinya , tetapi sekarang kami harus masuk ke dalam kompleks sel-sel dari neraka.
Kompleks sel-sel neraka ada di dalam lingkaran di dalam perut dari neraka. Kompleks sel-sel itu tingginya 17 mil.
Saya melihat ke atas dan nampak sebuah parit besar berwarna coklat diantara sel-sel da dasar atau perut dari neraka. Menurut penglihatan saya parit ini dalamnya kurang lebih 6 feet dan saya pikir bagaimana saya bisa menyeberanginya. Baru saya memikirkan ini, lalu kami sudah berada di atas sebuah tepian, pada deretan bertingkat pertama dan kompleks sel-sel tepian, pada deretan bertingkat pertama dan kompleks sel-sel tepian ini merupakan jalan (gang) mengelilingi sel-sel dan juga sebagai suatu tempat yang menguntungkan, dari mana seseorang dapat memandang seluruh pusat dari neraka.
Yesus berkata, "Ini semuanya dapat dipercaya dan benar. Kematian dan neraka suatu hari akan dicampakkan ke dalam lautan api. Sampai hari itu, ini adalah tempat milik neraka. Sel-sel ini akan terus ada di sini, penuh sesak dengan jiwa-jiwa yang penuh dosa, disiksa dan menderita.
"Aku telah memberika nyawaKu sehingga kamu tidak perlu berada disini. Saya tahu kengerian-kengerian ini nyata, tetapi kemurahan Allah juga nyata. Jika Anda mau mengundang Dia. Dia akan mengampunimu. Panggilah namaNya hari ini!"
BAB VIII
SEL SEL DALAM NERAKA
Yesus dan saya berdiri pada suatu tepian deretan pertama sel-sel. Tepian itu lebarnya 4 feet. Saya menengok dan sejauh pandangan mata saya, ada tepian-tepian lain dalam satu lingkaran besar yang menyerupai sumur raksasa. Di samping tepian atau gang terdapat sel-sel digali dalam tanah. Sel-sel ini (seperti sel-sel dalam penjara) semua dalam satu deretan, masing-masing dibatasi hanya dengan lumpur setinggi 2 kaki.
Yesus berkata,"kumpulan- kumpulan sel-sel ini tingginya 17 mil, dimulai dari dasar neraka." Di sini di dalam sel-sel ada banyak jiwa-jiwa yang telah melakukan sihir dan ilmu klenik. Beberapa diantaranya adalah ahli sihir, medium-medium, penjaja obat bius, pemuja berhala atau orang-orang jahat dengan roh-roh terkenal. Inilah jiwa-jiwa yang mengerjakan pekerjaan terbesar yang sangat membenci terhadap Allah banyak dari mereka telah ada di sini ratusan tahun. Inilah mereka yang tidak mau bertobat, khususnya mereka yang menipu menusia dan menjauhkan mereka dari Allah.
Jiwa-jiwa ini telah melakukan kejahatan besar terhadap Allah dan umatNya. Kejahatan dan dosa adalah kekasih dan nafsu mereka.
Sewaktu saya mengikuti Yesus berkeliling gang, saya melihat ke bawah ke pusat dari neraka, dimana ada aktivitas terbesar. Cahaya suram senantiasa menerangi pusatnya, dan saya dapat melihat gerakan-gerakan dari banyak tubuh. Sepandangan saya didepan kaki ada sel-sel.
Saya berpikir sendiri bahwa siksaan dalm sel-sel ini tentunya tidak bisa lebih mengerikan daripada siksaan dalam sumur-sumur. Di sekeliling saya terdengar tangisan dan rintihan dan jeritan dari yang terkutuk di dalam sel-sel. Saya mulai merasa amat sakit. Kesedihan besar melanda hati saya.
Yesus berkata,"Aku tidak membawamu mendengar teriakan-teriakan itu sampai sekarang, anakKu, tetapi sekarang Aku akan memperlihatkan kepadamu bagaimana setan datang untuk mencuri, membunuh dan membinasakan. Di neraka ini ada siksaan-siksaan yang berbeda-beda untuk setiap jiwa. Setan mengatur siksaan-siksaan ini sampai HARI PENGHAKIMAN, sampai kematian dan neraka dicampakkan ke dalam lautan api. Juga lautan api kadang-kadang keluar dari neraka."
Sewaktu kami berjalan pada tepian, suara-suara terdengar bertambah keras. Tangisan-tangisan dahsyat keluar dari dalam sel-sel. Selagi saya berjalan dekat Yesus, Dia berhenti di depan sel ke tiga. Dalam sel itu seorang wanita tua sedang duduk di atas kursi goyang, sambil bergoyang-goyang dan menangis seperti mau hancur hatinya. Saya tidak tahu mengapa, tetapi saya tergoncang mendapatkan wanita ini adalah benar-benar dengan tubuh yang nyata.
Kecuali wanita yang duduk di atas kursi goyang, sel itu kosong sama sekali. Dinding sel terbuat dari tanah liat ringan dan lumpur, dicetak dalam tanah. Pintu depan membentang ke seluruh bagian depan sel terbuat dari logam hitam, dengan ruji-ruji dari logam dan sebuah kunci. Karena jarak ruji-ruji itu lebar, Yesus dan saya mempunyai pemandangan bebas dari seluruh sel.
Warna kulit wanita itu keabu-abuan- warna daging bercampur dengan warna keabu-abuan. Ia bergoyang-goyang ke depan dan ke belakang. Sambil bergoyang air matanya mengalir pada pipinya. Saya tahu dari ekspresi penderitaannya bahwa dia dalam keadaan sangat kesakitan dan sedang menderita akibat siksaan yang tidak nampak. Saya ingin tahu dia dituntut untuk apa sehingga di harus dipenjara di sini.
Sekonyong-konyong di depan mata saya, wanita itu mulai berubah bentuknya.
Mula-mula menjadi seorang lelaki tua, kemudian seorang gadis, seorang wanita setengah umur dan kemudian menjadi wanita tua yang pertama saya lihat. Dalam keadaan tergoncang saya memperhatikan selagi dia mengalami perubahan-perubahan dari satu bentuk ke bentuk yang lain.
Ketika dia melihat Yesus, ia berseru, "Tuhan,..kasihanila h saya. Keluarkan saya dari tempat siksaan ini."
Ia membungkuk ke depan dalam kursinya dan menggapai Yesus, tetapi tidak bisa mencapainya. Perubahan-perubahan terus berjalan. Bahkan pakaiannyapun ikut berganti, sehingga ia berpakaian sebagai seorang lelaki, kemudian seorang gadis, kemudian seorang wanita setengah tua dan wanita tua.
Semua perubahan ini hanya terjadi dalam beberapa menit.
Saya bertanya kepada Yesus,"Mengapa Tuhan?"
Ia berseru lagi, "Oh Tuhan, keluarkan saya dari sini sebelum mereka datang kembali." Ia kini berdiri di bagian depan sel, mencengkeram ruji-ruji dengan kepalan tangan yang kuat. Ia berkata,"Aku tahu kasihMu itu sungguh-sungguh. Aku tahu kasihMu itu benar. Keluarkan saya!"
Kemudian selagi wanita itu menangis dalam ketakutan, saya melihat bahwa sesuatu mulai mencabik daging dari tubuhnya.
"Ia tidak seperti yang ia nampak,"kata Yesus.
Wanita itu duduk kembali ke kursinya dan mulai menggoyang-goyangka n kursinya. Tetapi sekarang hanya tengkorak yang duduk di kursi goyang. Yang tadinya merupakan tubuh berpakaian beberapa menit yang lalu, kini tinggal tulang-tulang hangus dan terbakar dengan rongga mata yang kosong. Jiwa wanita itu merintih dan berteriak dengan Yesus dalam penyesalan. Tetapi tangisnya sudah terlambat.
"Di dunia,"kata Yesus,"Aku memanggilnya untuk bertobat. Ia menertawakan Aku dan berkata,"Saya senang melayani setan. Saya akan terus melayaninya. " Dia menolak kebenaran dan tidak mau bertobat dari kejahatan. Dia menjauhkan banyak orang dari Allah, beberapa diantaranya ada di neraka bersama dengan dia sekarang ini. Seandainya dia bertobat, Aku menyelamatkannya dan banyak keluarganya, tetapi ia tidak mau mendengar."
Setan menipu dia dalam hal kepercayaan bahwa ia akan menerima kerajaannya sendiri sebagai hadiah untuk melayani setan. Setan mengatakan bahwa dia tidak pernah akan mati, tetapi mendapatkan kehidupan bersama-sama setan selama-lamanya. Dia meninggal sambil memuji setan dan tiba di sini dan minta kerajaannya. Setan, bapa segala dusta mentertawakannya dan berkata, "Apakah kau kira aku mau membagi kerajaanku dengan kamu?" Inilah kerajaanmu." Dan setan menguncinya dalam sel ini dan menyiksanya siang dan malam.
"Di dunia wanita ini mengajarkan banyak ilmu sihir, sihir putih maupun sihir hitam, untuk melalukan sihir. Salah satu trik sihirnya adalah berubah dari seorang gadis menjadi wanita setengah tua, kemudian menjadi wanita tua bahkan lelaki tua. Amat menyenangkan pada hari-hari itu untuk melakukan perubahan dan menakut-nakuti tukang sihir lainnya yang kurang pandai menyihirnya. Tetapi sekarang ia menderita kesakitan dalam neraka dan daging tubuhnya disobek-sobek pada setiap kali perubahan. Sekarang dia tidak bisa menguasainya dan terus berubah-ubah dari bentuk yang satu ke bentuk yang lain, tetapi bentuk dirinya sendiri adalah jiwa berkabut dalam kerangka itu." Setan menggunakannya untuk tujuan kejahatannya dan mengejek dan menertawakannya. Setiap kali ia dibawa ke hadapan setan untuk disiksa demi kesenangan setan.
Aku sering kali memanggilanya, dan Aku akan menyelamatkannya. Tetapi dia tidak mau dengan Aku. Sekarang dia memohon dengan sangat untuk mendapat pengampunan, tetapi sudah terlambat. Kini dia terhilang tanpa harapan."
Saya memandang pada wanita ini, yang terhilang selama-lamanya dan menderita dan kesakitan dan meskipun dia seorang wanita jahat, hati saya dalam keharuan.
"Tuhan, alangkah ngerinya!" saya berkata dengan air mata mengalir.
Dan kemudian seolah-olah Yesus dan saya tidak ada di sana, satu setan kotor berwarna coklat dengan sayap putus, kira-kira sebesar beruang, datang ke depan sel wanita itu dan membukanya denga kunci. Dia membuat suara-suara keras untuk menakut-nakuti wanita itu. Wanita itu menjerit dalam ketakutan sewaktu setan itu mulai menyerangnya dan menariknya dari sel.
Yesus berkata,"Setan ini sering menyiksanya. "Saya memperhatikan, saat wanita itu diseret keluar dari sel dan dibawa pergi.
"Tuhanku,"saya bertanya,"Apakah tidak ada sesuatu yang dapat kita lakukan?" saya merasa begitu kasihan kepadanya.
"Sudah terlambat,"jawab Yesus.
BAB IX
KENGERIAN NERAKA
Saya mengerti kenapa orang-orang yang di dalam sel, di perut neraka ini berbeda dengan mereka yang dalam penyiksaan tempat lain. Tetapi ada banyak hal yang tidak saya mengerti. Saya hanya mendengarkan Yesus dan membuat catatan dari semua yang saya dengar dan lihat dan saya membuat catatan untuk kemuliaan Tuhan.
Sejauh mata memandang yang saya lihat hanyalah deretan-deretan sel yang berjajar merupakan lingkaran yang tanpa ujung. Di dalam tiap-tiap sel ada sebuah jiwa. Erangan, lolongan, desah nafas, dan teriakan kesakitan datang dari sel-sel itu sewaktu kami melaluinya. Kami belum berjalan jauh, ketika Yesus berhenti sebuah sel lain. Sewaktu kami melihat kedalamnya, seberkas cahaya menerangi sel ini. Yesuslah yang memancarkan cahaya itu. Saya berdiri dan melihat jiwa yang dalam penyiksaan itu. Itu adalah jiwa seorang wanita berwarna kelabu kebiru-biruan. Ia sedang mengalami siksaan hebat. Dagingnya mati, serpihan dagingnya yang busuk meleleh berjatuhan dari tulang-tulangnya. Tulang-tulangnya berwarna hitam hangus, masih ada cabikan dari pakaiannya yang compang-camping. Cacing dan ulat-ulat keluar dari tulang-tulang dan dagingnya. Bau busuk memenuhi udara di ruangan itu. Seperti wanita yang saya gambarkan sebelumnya. Wanita inipun duduk di kursi goyang. Ia sedang memegang sebuah boneka rombeng. Sambil ia berayun di kursi goyangnya, ia menangis dan memeluk boneka usang itu ke dadanya. Tangisan yang keras dan lolongan di antara sedu sedannya datang dari selnya ini.
Yesus berkata kepada saya,"Dia juga melayani setan. Ia menjual jiwanya pada setan, sewaktu ia masih hidup, ia hanya melakukan kejahatan. Ilmu hitam itu nyata."kata Yesus lagi,"Wanita ini mengajarkan dan mempraktekkan ilmu hitam dan berbalik ke jalan kejahatan dan dosa. Orang-orang yang menjadi pengajar ilmu hitam memperoleh perhatian yang khusus dari setan dan mereka mendapat kekuatan yang lebih besar dari setan, daripada mereka yang hanya mempraktekkannya. Dulu ia menjadi seorang peramal, seorang pencari sumber air dan seorang perantara dalam memanggil arwah bagi majikannya, yaitu setan. Ia sangat banyak memberikan keuntungan bagi setan dalam segala kejahatan yang telah dilakukannya. Ia tahu bagaimana menggunakan kekuatan kegelapan untuk dirinya sendiri dan untuk setan. Wanita ini menghadiri upacara-upacara pemujaan setan dan kemuliaan setan. Dia adalah seorang hamba yang paling penting dari setan."
Saya bertanya-tanya pada diri sendiri, berapa banyak sudah orang yang telah ditipu dan dibawanya pada setan. Saya memandang kerangka dan jiwa yang sedang menangisi boneka kain, yang sudah kotor dan tua itu. Kesedihan memenuhi hati saya dan saya menangis. Wanita itu memeluk boneka itu kencang-kencang. Seakan-akan itu dapat menolongnya, atau mungkin dia dapat menolong boneka itu. Bau kematian memenuhi tempat itu. Kemudian saya melihat ia mulai berubah menjadi wanita lain. Mula-mula seorang wanita zaman 1930-an, lalu wanita muda masa kini. Dari waktu ke waktu ia berubah secara menakjubkan di depan mata kami.
Yesus berkata,"wanita ini adalah pengkotbah untuk setan, sama seperti seorang pengkotbah Injil Kerajaan Allah. Sama seperti Injil disebarkan oleh hamba-hamba Tuhan, setan juga mempunyai hamba-hamba tandingannya. Ia memiliki kekuatan Iblis yang paling kuat, yang diperolehnya dengan imbalan nyawanya. Anugerah kejahatan setan sama, seperti sisi sebaliknya dari mata uang dibandingkan dengan anugerah Yesus yang diberikanNya pada orang-orang yang percaya kepadaNya. Ini adalah kekuatan kegelapan. Pekerja-pekerja setan bekerja melalui kebatinan, paranormal, tokoh-tokoh yang melayani ilmu hitam, pembaca rajah tangan, dan banyak cara lain. Seorang medium setan adalah kekuatan setan yang kuat. Orang-orang ini sudah benar-benar dikelabuhi dan terjual jiwanya kepada setan. Ada beberapa hamba setan yang tak dapat berbicara langsung pada setan, kecuali melalui seorang perantara atau medium. Mereka mempersembahkan korban dalam bentuk hewan dan manusia. Banyak orang yang menyerahkan jiwa mereka pada setan. Mereka memilih melayani setan daripada melayani Aku. Pilihan mereka berarti kematian, kecuali jika mereka bertobat dan mengundang Aku masuk dalam hidup mereka. Aku setia dan Aku akan menyelamatkan mereka dari dosa-dosa mereka. Banyak orang yang menjual jiwa mereka kepada setan sebab mereka berpikir akan hidup selama-lamanya. Tetapi mereka akan mengalami kematian yang mengerikan. Setan tetap berpikir bahwa ia dapat menggulingkan Tuhan dan dapat menggagalkan rencana Allah, tetapi ia dikalahkan di kayu salib. Aku telah mengambil kunci kerajaannya dari setan, dan Aku berkuasa atas sorga dan bumi.
Setelah wanita itu meninggal dunia, ia langsung pergi ke neraka. Hantu-hantu membawanya kehadapan setan. Dalam kemarahannya wanita itu bertanya mengapa roh-roh jahat menguasainya, sebab di dunia ia merasa dapat mengontrol mereka. Mereka melakukan perintahnya. Ia juga menagih setan tentang kerajaan yang dijanjikan untuk menjadi bagiannya. Setan selalu menipunya dengan mengatakan kerajaan itu akan menjadi bagiannya setelah kematiannya. Setan mengatakan ia akan membangkitkannya lagi dan memakainya untuk pekerjaan jahatnya lagi. Karena tipuan ini, wanita ini telah memperoleh banyak jiwa untuk setan. Jadi tipuannya kedengaran masuk akal. Namun akhirnya, setan mentertawakannya. Setan menolaknya. Ia berkata kepada wanita ini,"Aku telah menipumu dan memanfaatkanmu selama bertahun-tahun. Aku tidak akan pernah mau membagi kerajaanku."
Iblis kemudian mengibaskan tangannya pada wanita itu, dan saat itu dagingnya seakan-akan dirobek dari tulang-tulangnya. Ia menjerit kesakitan dan sebuah buku besar hitam dibawa kehadapan setan. Ia membukanya dan jarinya menelusuri halaman-halaman buku itu sampai ia menemukan nama wanita itu."Oh iya", kata setan kepada wanita itu,"Kau benar-benar telah melayaniku dengan baik di dunia. Engkau telah berhasil memperoleh 500 jiwa untukku." Ia berbohong pada wanita itu dengan mangatakan bahwa hukumannya tidak akan separah dengan orang-orang lain. Ia mengeluarkan tawa keras dan licik terkekeh-kekeh. Setan berdiri dan menuding wanita itu dan angin kencang muncul dan memenuhi tempat itu. Ada suara seperti halilintar menggelegar timbul dari setan."ha…ha…ha..,"kata setan,"ambillah kerajaanmu, jika kau sanggup."Kemudian ada suatu kekuatan yang tak terlihat yang menghempaskan wanita itu ke tanah."Kau akan tetap melayaniku di sini." Setan tertawa ketika wanita itu mencoba untuk berdiri. Ia menjerit kesakitan waktu daging terus-menerus dicabik oleh hantu-hantu. Ia diseret kemali ke kandangnya. Wanita itu ingat akan janji-janji setan. Setan berkata ia akan memiliki semua kekuasaan. Setan berkata ia tidak akan pernah mati sebab setan memberitahukan bahwa setan memiliki kuasa atas hidup dan mati wanita itu. Percaya kepadanya, Dia diberi tahu oleh setan bahwa setan sanggup menangkap segalanya yang akan membawa kematian bagi wanita itu.Setan mengatakan kebohongan-kebohong an pada wanita itu dan menjanjikan banyak hal padanya."
Yesus berkata,"Aku datang untuk menyelamatakan semua manusia. Aku menginginkan semua orang yang tersesat mau bertobat dan memanggil namaKu. Bukanlah kehendakKu, jika seseorang binasa, kehendakKu ialah setiap orang memperoleh hidup yang kekal. Sangatlah disesalkan bahwa sebagian besar dari mereka tidak mau bertobat dari dosa-dosa mereka sebelum mereka meninggal dunia, dan mereka semua akan pergi ke neraka. Namun jalan menuju ke sorga sama bagi semua orang . Engkau harus dilahirkan kembali untuk memasuki Kerajaan Allah. Engkau harus datang kepada Bapa dalam namaKu dan bertobat dari dosa-dosamu. Engkau harus dengan tulus memberikan hatimu kepada Tuhan yang melayani Dia."
"AnakKu Yesus melanjutkan, "Hal berikutnya yang ingin kusingkapkan kepadamu, bahkan lebih mengerikan lagi. Aku tahu ini akan mendukakan hatimu. Selain itu, Aku ingin dunia mendengar dan mengetahui apa yang dikatakan Roh Kudus kepada gereja-gereja. Dalam sel-sel ini, sejauh mata memandang ada jiwa-jiwa dalam penyiksaan. Setiap saat sel-esl diisi dengan jiwa-jiwa baru, neraka menjadi makin besar dan neraka memperbesar diri untuk menerima lebih banyak jiwa lagi. Engkau akanmendapatkan semua inderamu seperti di dunia di sini. Jika engkau buta di dunia, engkaupun akan buta di neraka. Jika engkau hanya memiliki sebuah tangan di dunia, engkau akan memiliki satu tangan di neraka."
Saya harus menekankan pada saudara bahwa saudara harus bertobat, sebab neraka merupakan suatu tempat yang sangat mengerikan, sebuah tempat yang luar biasa menakutkan, sebuah tempat dimana hanya ada kesedihan yang tak teerkatakan dan tangisan penyesalan yang abadi. Saya memohon agar anda mempercayai apa yang saya katakan, sebab semuanya benar adanya. Untuk memikul tugas ini adalah sulit bagi saya,sehingga saya sakit beberapa kali selama mempersiapkan naskah ini. Di neraka saya melihat hal-hal yang terlalu mengerikan untuk diceritakan dengan kata-kata, bahkan lebih mengerikan dari lolongan tangis mereka yang disiksa, bau-bau busuk dari daging yang berulat dan bercacing karena mati, dan kengerian api neraka dengan tanur-tanur apinya yang dalam. Saya juga melihat hal-hal yang tidak Tuhan ijinkan untuk saya tuliskan.
Ketika Saudara meninggal dunia, jika Anda telah lahir baru oleh Roh Kudus, jiwa Saudara pergi ke Sorga. Jika Saudara seorang pendosa, saat Anda meninggal dunia Anda langsung pergi ke neraka yang menyala. Roh-roh jahat dan hantu akan mengikat anda dengan neraka, dimana kemudian Anda akan dilemparkan kedalam tanur api dan disiksa. Kadangkala Anda akan dibawa ke hadapan iblis. Anda menyadari dan merasakan segala sesuatu yang terjadi atas diri Saudara di neraka.
Yesus berkata kepada saya bahwa di neraka ada tempat yang dinamakan ‘pusat kegirangan’. Jiwa-jiwa yang diputuskan untuk dihukum di dapur-dapur api tidak dapat dibawa di tempat ini. Yesus juga memberitahu saya bahwa meski siksaan ada bermacam-macam jenisnya bagi jiwa-jiwa yang berbeda, semuanya dibakar dalam api.
Yang dinamakan ‘pusat kegirangan’ ini bentuknya, seperti arena sirkus. Beberapa orang yang menjadi tontonan penghibur dibawa ke ring tengah dari ‘pusat kegirangan’ ini. Meraka adalah orang-orang yang dengan sadar melayani setan di dunia. Mereka adalah orang-orang yang dengan sukarela memilih untuk melayani setan, bukannya Tuhan. Di sekitar tepi arena itu ada jiwa-jiwa yang lainnya, tapi bukan jiwa-jiwa dari dapur api. Jiwa-jiwa di tengah adalah pemimpin-pemimpin dalam okultisme atau penyembahan berhala di dunia sebelum mereka mati. Mereka adalah medium-medium yang memanggil arwah, peramal-peramal, penujum-penujum, pembaca pikiran manusia, tukang-tukang tenung, ahli-ahli sihir, semuanya adalah orang-orang yang dengan sadar menentukan pilihan untuk melayani setan. Ketika mereka masih hidup di dunia, mereka menipu banyak orang dan membuat mereka mengikuti setan , serta melakukan dosa. Orang -orang yang mereka tipu dan mereka buta jadi berdosa itulah yang datang dan menyiksa penipu-penipu mereka. Satu demi satu diperbolehkan menyiksa penipu-penipu mereka. Dalam penyiksaan semacam itu, tulang-tulang rohani mereka dipisah-pisahkan dari kerangka mereka dan dikuburkan di tempat-tempat yang berbeda di neraka. Jiwa-jiwa mereka secara harfiah dicabik-cabik dan bagian-bagiannya diserakkan seluas neraka seperti semacam perburuhan burung-burung pemakan bangkai. Jiwa-jiwa yang dijagal ini merasakan kesakitan yang luar biasa. Mereka yang berada diluar ring boleh melemparkan batu pada mereka yang ada di dalam ring. Setiap metode penyiksaan yang terbayang oleh mereka yang di luar ring boleh dilaksanakan. Jiwa-jiwa yang disiksa itu menangis, meratap mengharapkan kematian, tetapi inilah kematian kekal buat mereka. Setan memberi perintah agar semua ini dikerjakan. Itulah ‘pusat hiburan’ bagi setan.
Yesus berkata,"Aku telah mengambil kunci neraka dari tangan-tangan setan bertahun-tahun yang lalu. Aku datang dan membuka sel-sel ini dan mengeluarkan umatKu. Sebab dalam Perjanjian Lama, sebelum Aku memberikan nyawaKu di kayu salib, taman Firdaus berada dekat dengan neraka. Sel-sel ini dulu berada di dalam taman Firdaus. Sekarang iblis memakainya untuk tujuan jahatnya. Dan telah membuat lebih banyak lagi tempat semacam ini.
Para pembaca, maukah Anda bertobat dari dosa-dosamu, sebelum terlambat untuk selama-lamanya? Sebab setiap orang akan datang di hadapanKu untuk diadili. Taman Firdaus telah dipindahkan dari tempatnya di dekat neraka saat Aku wafat dan bangkit lagi dari kekuatan Tuhan.
BapaKu. Sekali lagi Kukatakan bahwa sel-sel yang tingginya 27,20 km ini berfungsi sebagai penjara buat mereka yang bekerja untuk setan sebagai hamba-hamba kegelapan, semua yang terlibat dalam berbagai macam dosa yang berhubungan dengan kekuatan iblis, pemujaan berhala dan pemujaan setan"
Yesus berkata,"Marilah, akan Kutunjukkan sesuatu." Segera kami berada kira-kira 800 meter dari angkasa di pusat perut neraka, di tengah-tengah deretan sel-sel yang tingginya 27,20 km itu rasanya seperti berada di sebuah sumur, bagian atas maupun bagian dasarnya tak kelihatan karena gelapnya. Kemudian ada cahaya kuning yang menerangi. Saya berpegang erat pada tangan Yesus.
"Oh, Tuhanku, mengapa kita berada disini?" tanya saya. Tiba-tiba muncul angin topan yang kuat sekali dan suaranya yang menderu-deru. Ada gelombang-gelombang api yang besar luar biasa menyapu ke atas ke sisi-sisi tembok sel-sel itu dan membakar apa saja yang menghalanginya. Api yang sangat besar itu melanda setiap sel dan penghuninya. Mereka semua berteriak mengenaskan dan putus asa. Meskipun Yesus dan saya tak tersentuh sedikitpun oleh api itu, perasaan timbul di hati saya, ketika saya melihat bagaimana jiwa-jiwa di sel-sel itu berusaha merapat ke dinding belakang sel dan berusaha menyembunyikan diri dan melindungi diri dari api itu. Ada suara yang kejam dan jahat muncul dari sebelah kiri kami. Saya menoleh dan saya melihat setan sedang berdiri memunggungi kami. Ia berada di tengah-tengah api itu, namun ia tidak terbakar. Sebenarnya, dialah yang menyebabkan api itu timbul sekarang ia berdiri diselimuti api, menikmati teriakan dan tangisan jiwa-jiwa yang malang dan terhilang ini. Saat setan menggerakkan tangannya, ia melepaskan lidah-lidah api dari dirinya. Teriakan yang menyayat hati dan tangisan kesakitan terdengar muncul dari sel-sel itu. Jiwa-jiwa di dalamnya terpanggang hidup-hidup oleh api yang makin panas dan makin panas dari tanur-tanur api dan sekalipun mereka dipanggang demikian, mereka tidak dapat mati. Hantu-hantu, roh-roh jahat itu tertawa-tawa selagi setan berpindah dari satu sel ke sel lain menyiksa mereka yang ada di dalamnya.
Yesus berkata,"Setan makanannya adalah kejahatan. Ia bergembira atas kesakitan dan penderitaan dan ia mendapatkan kekuatan dari situ." Saya mengamati setan saat lidah-lidah api berwarna kuning kemerahan dengan tepian yang coklat menjadi merah besar di sekitarnya. Ada angin besar dan kencang meniup jubahnya yang tak terbakar oleh api. Bau daging hangus tercium sangat keras, bau itu memenuhi udara di situ. Saya makin menyadari bahwa kengerian di neraka nyata adanya. Setan berjalan terus melalui lidah-lidah api yang tidak membakarnya. Sekalipun saya hanya melihat punggungnya. Saya dapat mendengar suara tawanya yang menggema ke mana-mana. Saya terus memperhatikan iblis saat ia menghilang dalam bentuk asap, membawa pergi lidah-lidah api naik ke atas bagian perut dari neraka. Saya mendengar saat ia berbalik dan dengan suara keras mengatakan bahwa jika jiwa-jiwa yang terbuang di dalam sel-sel itu tidak menyembahnya, mereka akan mendapat giliran di pusat kesenangan
"Tidak, setan, tolong jangan lakukan itu. Kami akan menyembahmu, " mereka semua berseru seakan-akan satu suara mereka pun mereka mulai membungkukkan badan menyembahnya. Makin mereka menyembahnya, makin hauslah dia akan pujian. Suara pujian jiwa-jiwa dalam sel itu makin keras, sampai seolah-olah seluruh neraka dapat mendengarnya dan neraka bergoncang karenanya.
Yesus berkata,"Semua orang yang ada di sini di sel-sel neraka pernah mendengar kabar Injil dan kebenaranNya saat mereka hidup di dunia. Berkali-kali Aku tawarkan keselamatanKU kepada mereka. Berkali-kali RohKu menarik mereka, tetapi mereka tidak mau mempunyai kerinduan atau datang kepadaKu untuk Kuselamatkan. "
Saat Yesus berbicara kepada saya, setan berbicara kepada hamba-hambanya, "Ha, ha, inilah kerajaan kalian, kerajaan yang pernah kalian miliki. Kerajaanku meliputi seluruh bumi dan yang dibawah bumi." Saya mendengar setan berteriak,"inilah kerajaan kalian untuk selama-lamanya. " Tangisan penyesalan terdengar dari sel-sel yang terbakar itu.
Yesus berkata,"Keselamata nKu Kuberikan cuma-cuma. Barangsiapa mau, biarlah ia datang padaKu dan ia akan diselamatkan dari tempat hukuman kekal ini. Aku tidak akan mencampakkan dia keluar. Sekalipun engkau pernah jadi tukan tenung atau seorang tukang sihir, atau bahkan engkau telah membuat perjanjjian dengan setan, Aku punya kekuatan untuk menghancurkannya. Dan darahKu yang telah tercurah akan menyelamatkanmu. Aku akan mencabut kutuk kejahatan dari hidupmu dan meluputkanmu dari neraka. Berikanlah hatimu padaKu supaya Aku dapat melepaskanmu dan membebaskanmu dari segala ikatan."
BAB X
JANTUNG NERAKA
Pada malam hari saya pergi bersama Yesus ke neraka. Pada waktu siang hari, neraka senantiasa terbayang di mata saya. Saya mencoba menceritakan kepada orang-orang mengenai apa yang saya lihat, tetapi mereka tidak mau percaya. Saya merasa begitu sendiri dan hanya karena anugerah Allah saja, saya bisa melanjutkan perjalanan saya. Semua kemuliaan bagi Tuhan Yesus Kristus.
Malam berikutnya Yesus dan saya kembali ke neraka. Kami berjalan sepanjang tepian perut dari neraka. Saya mengenali bagian-bagian yang pernah saya lihat sebelumnya. Daging busuk yang sama, kejahatan yang sama, kepengapan yang sama, udara panas ada di mana-mana. Saya sudah amat lelah.
Yesus tahu pikiranku dan berkata,"Aku tidak akan pernah meninggalkanmu atau mengabaikanmu. Aku tahu kamu letih, tetapi Aku akan menguatkanmu. "
Jamahan Yesus menguatkanku dan meneruskan perjalanan. Di depan saya, saya melihat benda hitam, hampir sebesar lapangan baseball, yang sepertinya bergerak-gerak naik dan turun. Saya teringat pernah diberi tahu bahwa ini adalah ‘HATI DARI NERAKA’.
Muncul keluar dari jantung hitam ini adalah yang seperti tangan-tangan dan tanduk-tanduk yang besar. Mereka keluar dari jantung neraka dan keluar dari neraka dan masuk ke dalam dunia dan melewati dunia. Saya pikir apakah ini tanduk-tanduk yang disebut di dalam Alkitab.
Sekitar jantung, tanahnya kering dan coklat. Kira-kira 30 kaki ke seluruh arah, tanah telah terbakar dan kering menjadi berwarna merah coklat. Jantung berwarna paling hitam, tetapi warnanya lain seperti kulit ular yang dicampur warna hitam. Bau yang menusuk keluar dari jantung setiap kali berdenyut, ia bergerak seperti jantung sungguh-sungguh dan berdenyut naik turun. Suatu kekuatan medan kejahatan mengelilinginya.
Dalam keheranan saya melihat pada jantung yang jahat ini dan apa gunanya.
Yesus berkata,"Cabang- cabang ini, yang terlihat seperti pembuluh-pembuluh darah dari sebuah jantung, ialah pipa-pipa saluran yang naik ke bumi untuk memuntahkan kejahatan. Inilah tanduk-tanduk yang dilihat Daniel dan mereka mewakili kerajaan yang jahat di dunia. Beberapa sudah ada, beberapa akan datang dan beberapa sekarang mulai ada. Kerajaan-kerajaan jahat akan mucul dan antikris akan memerintah banyak orang, tempat-tempat dan benda-benda. Jika mungkin pemilihan itu juga akan ditipu olehnya. Banyak akan lari dan menyembah binatang dan patungnya.
Dari cabang-cabang tanduk utama, tumbuh cabang-cabang yang lebih kecil. Dari cabang yang lebih kecil akan keluar setan-setan, roh-roh jahat dan semua macam kuasa gelap. Mereka akan dilepaskan ke dunia dan diperintahkan oleh setan untuk mengerjakan banyak kejahatan. Kerajaan-kerajaan dan kuasa gelap ini akan menurut perintah dan banyak yang mengikutinya masuk dalam kebinasaan. Semua dmulai dari dalam jantung neraka."
Ini adalah kata-kata yang disampaikan Yesus kepada saya.
Dia memerintahkan saya untuk menuliskan dan menjadikan sebuah buku dan menyebarkan ke seluruh dunia untuk dibaca. Kata-kata ini betul. Wahyu ini diberikan pada saya oleh TUHAN YESUS KRISTUS, sehingga semua orang tahu dan memahami bagaimana setan bekerja dan pola kejahatan yang direncanakan untuk masa yang akan datang. Yesus berkata,"Ikutilah Aku."
Kami berjalan menaiki beberapa tangga masuk ke dalam jantung neraka, di mana pintu keluar masuk dibukakan bagi kami. Dalam jantung ini gelap gulita. Saya mendengar suara tangisan dan ada bau yang begitu busuk sehingga saya hampir tidak bisa bernafas. Yang dapat saya lihat dalam kegelapan adalah Yesus. Saya berjalan dekat sekali dengan Dia.
Dan kemudian tiba-atiba Yesus menghilang!! Apa yang tidak dapt kupikirkan akan terjadi, sekarang terjadi! Saya sendiri dalam jantung neraka. Kengerian menguasai saya. Ketakutan mencengkeram jiwaku dan kematian menguasai saya.
Saya berseru, "Yesus di manakah Engkau! Di manakah Engkau! Oh, tolong kembalilah Tuhan!" saya berseru dan berseru, tetapi tidak ada seorangpun yang menjawab.
"Oh, Tuhanku, "saya meratap,"saya harus keluar dari sini!"
Saya mulai lari dalam kegelapan. Ketika saya meraba dinding, sepertnya dinding itu bernafas, bergerak-gerak pada tangan saya. Dan kemudian saya tidak sendiri lagi.
Saya mendengar suara tertawa keras, ketika 2 setan dikelilingi cahaya kunig suram, datang mencengkeram kedua tangan saya. Cepat-cepat mereka merantai kedua tangan saya dan mulai meyeret tangan saya lebih dalam ke dalam jantung neraka. Saya berteriak pada Yesus, tetapi tidak ada jawaban. Saya menangis dan melawan dengan seluruh kekuatan saya, tetapi mereka menyeret saya terus sepertinya saya tidak melawan sama sekali.
Ketika kami masuk lebih dalam ke dalam jantung neraka, saya merasakan kesakitan luar biasa, sepertinya suatu kekuatan menggosok tubuh saya. Sepertinya daging saya direnggut dari tubuh saya. Saya berteriak dalam ketakutan. Penawan-penawan saya menyeret saya ke sebuah sel dan melemparkan saya ke dalamnya. Sewaktu mereka mengunci pint,. saya bahkan menangis lebih keras. Mereka tertawa sarkartis dan berkata,"Menangis tidak akan menolongmu. Jika waktumu tiba kamu akan dibawa menghadap majikan kami. Dia akan menyiksamu untuk kesenangannya. Bau busuk dari jantung neraka kini memenuhi tubuh saya.
"Mengapa saya ada di sini? Akan menjadi gilakah saya? Keluarkan aku" saya menangis tanpa hasil.
Beberapa saat kemudian,, saya mulai meraba sisi dari sel di mana saya berada. Sisi ini bulat dan lembut seperti sesuatu yang hidup. Oh memang hidup dan mulai bergerak."Oh, Tuhan," saya berteriak. "Apa yang sedang terjadi? Yesus di manakah Engkau?" Tetapi hanya gema suara saya sendiri yang kembali kepada saya sebagai jawaban.
Ketakutan-ketakutan yang paling mencekam-mencengker am jiwa saya. Untuk pertama kali setelah Yesus meninggalkan saya bahwa saya terhilang tanpa harapan sama sekali. Saya tersedu sedan dan memanggil Yesus berulang-ulang kali.
Dan kemudian saya mendengar suara dalam kegelapan berkata, "Tidak akan ada yang penolongmu, memanggil Yesus. Dia tidak ada disini."
Cahaya suram mulai menerangi tempat ini. Untuk pertama kalinya saya dapat melihat sel-sel lain, seperti sel saya, ditanam dalam dinding dari jantung. Jaringan terbuat dari sesuatu ada di depan kami, dan di dalam setiap sel. Semacam lumpur liat melekat mengalir lewat sel-sel.
Suara seorang wanita di sel sebelah saya berkata,"Engkau terhilang dalam siksaan ini. Tidak ada jalan keluar disini."
Saya hampir tidak dapat melihatnya dalam keremangan cahaya. Dia tejaga seperti saya, tetapi penghuni-penghuni sel lainnya seperti tidur atau dalam keadaan tidak sadar.
"Tidak ada harapan!" ia menjerit." Tidak ada harapan."
Suatu perasaan kesepian yang sangat dan keputusasaan mencekam saya. Kata-kata wanita itu tidak menolong. Ia berkata,"Inilah jantung dari neraka. Di sini kita disiksa, tetapi siksaan kami tidak seberat siksaan di bagian lain di neraka." Saya ketahui kemudian bahwa ia berdusta mengenai tidak ada sebanding sengan siksaan di sini, dengan tempat lain di neraka.
"Kadang-kadang, "lanjutnya, "Kami dibawa kepada setan dan dia menyiksa kami untuk kesenanganya. Setan hidup dari kesakitan kami dan menjadi kuat dari jeritan putus asa dan kesedihan kami. Dosa-dosa kami selalu ada di depan kami. Kami tahu kami tidak beriman. Kami tahu juga bahwa kami pernah mengenal Yesus, tetapi menolak Dia dan meninggalkan Allah. Kami berbuat sesuka kami. Sebelum saya datang kemari saya adalah seorang pelacur, saya mengambil laki-laki dan wanita untuk uang mereka dan menamakan apa yang kami lakukan itu ‘cinta’. Saya menghancurkan banyak rumah tangga. Banyak lesbian, homoseksual dan pezinah ada di dalam sel ini. Saya menjerit dalam kegelapan,"Saya tidak termasuk disini. Saya sudah diselamatkan. Saya milik Allah. Mengapa saya berada disini?" tetapi tidak ada jawaban. Kemudian setan-setan itu datang kembali dan membuka pintu sel saya. Satu menarik, sedangkan yang lain mendorong saya melalui gang. Sentuhan setan-setan itu, seperti nyala api pada daging saya. Mereka menyakiti saya,"Oh, Yesus, dimanakah Engkau? Tolonglah saya Yesus,"saya menjerit.
Api berdesar-desar meloncat di depan saya, tetapi berhenti sebelum menyentuh saya. Kini sepertinya daging saya tercabik-cabik dari tubuh saya. Sakit paling mengerikan yang dapat saya bayangkan menyapu saya. Saya merasa sakit yang tidak masuk akal. Sesuatu yang tidak terlihat sedang merobek-robek tubuh saya, sedang roh-roh jahat dalam bentuk kelelawar menggigit seluruh tubuh saya.
"Tuhan Yesus yang kukasihi," saya berseru ,"Di manakah Engkau? Oh, tolong keluarkan saya!"
Saya didorong dan ditarik sampai saya tiba pada suatu tempat terbuka yang lebar, di dalam jantung neraka, kemudian saya dicampakkan di depan semacam mezbah yang kotor. Di atas mezbah terletak sebuah buku yang terbuka. Saya mendengar tawa jahat dan menyadari bahwa saya terbaring di hadapan setan.
Setan berkata, "Akhirnya aku mendapatkan kamu!"
Saya mundur dalam ketakutan, tetapi kemudian saya menyadari bahwa ia tidak melihat kepada saya, melainkan kepada seorang di depan saya. Setan berkata,"Ha, ha, akhirnya aku bisa menghancurkan kamu dari dunia. Coba aku lihat apa yang menjadi hukumanmu." Ia membuka buku itu dan menggerakkan jari-jari tangannya dari halaman ke halaman. Nama jiwa itu dipanggil dan hukuman dibagikan.
"Tuhan yang kukasihi," saya berseru,"Apa ini semua sungguh-sungguh terjadi?"
Giliran saya berikutnya, dan iblis itu mendorong saya naik ke panggung dan memaksa saya untuk membungkuk pada setan.
Tawa yang sama jahatnya keluar dari padanya, "saya menunggu lama dan akhirnya saya mendapatkan kamu," dia berseru dengan dendam yang menyenangkan. "Kamu berusaha meluputkan diri, tetapi sekarang aku mendapatkan kamu."
Suatu ketakutan yang belum pernah saya rasakan, meliputi saya. Dagingku dicabik-cabik lagi dan rantai besar dibalutkan melingkari tubuh saya. Saya melihat diri saya sendiri, ketika rantai ditempatkan pada saya. Saya menyerupai seperti yang lain-lainnya. Saya adalah sebuah kerangka utuh dari tubuh orang mati. Ulat-ulat merayap di dalam saya dan api mulai membakar kaki saya naik dan menutupi seluruh tubuh saya dengan nyala.
Saya berseru lagi," Oh, Tuhan Yesus, apa yang terjadi?" Di manakan Engkau Yesus?" setan tertawa dan tertawa. "Tidak ada Yesus d isini," ia berkata, "Aku sekarang adalah rajamu. Kau akan bersamaku selamanya. Kamu sekarang milikku."
Saya dicekam emosi yang paling dahsyat. Saya tidak merasakan Allah, maupun kasih, damai sejahtera, kehangatan. Tetapi saya dapat merasakan perasan yang tajam, takut, benci, sakit yang mengerikan dan kesedihan yang tak terukur.
Saya berseru pada Tuhan Yesus untuk meyelamatkan saya, tetapi tidak ada jawaban.
Setan berkata,"Aku sekarang tuhanmu," dan mengangkat tangannya memanggil iblis datang ke sisinya. Segera roh yang jelek rupanya naik ke panggung di mana saya berdiri dan memandang saya. Ia bertubuh tinggi dengan wajah seperti kelelawar, cakar-cakar sebagai tangan, dan bau kejahatan keluar dari padanya.
"Apa yang akan aku lakukan terhadap dia, tuanku?" roh jahat itu bertanya. Ketika itu setan lain dengan tubuh penuh rambut dan wajah seperti beruang buas memegang saya.
"Bawa dia ke bagian terdalam dari jantung-jantung dimana kengerian selalu ada di depan matanya. Disana ia akan belajar memanggil aku tuhan."
Saya diseret pergi di tempat yang gelap, gelap dan dicampakkan ke dalam sesuatu yang dingin dan lembab. Oh, bagaimana seseorang dapat merasakan dingin dan terbakar pada saat yang bersamaan? Saya tidak tahu. Tetapi api membakar tubuh saya dan ulat-ulat merayap pada tubuh saya. Keluhan kematian memenuhi udara.
"Oh, Tuhan Yesus," saya berseru dengan putus asa, "mengapa saya ada disini? Allah yang kukasihi biarkan saya mati."
Segera cahaya menerangi di tempat saya sedang duduk. Yesus tampil dan memeluk saya, dan pada saat itu juga saya berada kembali di rumah saya.
"Tuhan yesus yang kukasihi, dimanakah Engkau?" saya berseru sambil menangis.
Dengan lembut Yesus berbicara dan mengatakan, "AnakKu, neraka itu sungguh ada. Tetapi kamu tidak pernah tahu dengan pasti, sampai kamu mengalaminya sendiri. Kini kamu tahu kebenarannya dapat bagaimana sesungguhnya jika kamu terhilang dalam neraka. Kini kamu dapat menceritakan kepada orang-orang lain. Aku harus membuat kamu mengalaminya sehingga kamu bisa mengetahui tanpa ragu-ragu.
Saya begitu sedih dan letih. Saya tidak sadar di dalam pelukan Yesus.
Selama hari-hari berikutnya di rumah saya sangat sakit. Jiwa saya begitu sedih dan kengerian dari neraka terus terbayang di mata saya. Setelah beberapa hari baru saya sembuh betul.
Tuesday, September 23, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment